BANDUNG, Fajarmanado.com — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Olahraga Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto mengapresiasi Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat.
Gatot mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan upaya maksimal agar perhelatan PON-Peparnas 2016 bisa diselenggarakan.
Dikatakan Gatot, jikapun ada kekurangan maka bukan berarti pihak penyelenggara melakukan kesalahan melainkan karena bentuk kehati-hatian mereka. “Kita semua tidak ingin kejadian pada saat PON Riau empat tahun lalu terulang di Jawa Barat. Naudzubillah jangan sampai terjadi lagi,” kata Gatot dalam konferensi pers di ruang Media Center Utama, Trans Studio Mall, Bandung, Jumat (16/9/2016).
[irp]
Pemerintah pusat, sambung Gatot, juga memuji sikap Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang legowo dengan keputusan Kemenpora yang hanya memberikan bantuan sebesar Rp 100 miliar. Padahal sebelumnya Aher, sapaan akrab Gubernur, meminta alokasi anggaran sebesar Rp 700 miliar untuk penyelenggaraan PON-Peparnas 2016. “Tetapi karena keterbatasan maka kami hanya memberikan Rp 100 miliar, untuk PON Rp 70 miliar dan Peparnas sebesar Rp 30 miliar,” ujar Gatot.
Terkait dengan penyelenggaraan PON-Peparnas 2020 yang rencananya akan dilaksanakan di Provinsi Papua, Gatot menyatakan perhelatan di Jawa Barat akan menjadi tolak ukur kesuksesan pemerintah pusat sekaligus evaluasi yang membangun. Dia mengakui, pelaksanaan di Papua sudah barang tentu tidak akan sama dengan di Jawa Barat, mengingat kesiapan infrastruktur dan jarak antarkota di Papua yang sangat jauh. Namun, dia menekankan bahwa pelaksanaan PON-Peparnas di Papua nanti akan difokuskan kepada cabang olahraga yang dipertandingkan di kelas internasional.
Meski demikian, cabang-cabang olahraga yang menjadi potensi terbesar masing-masing provinsi tetap akan dipertandingkan mengingat pelaksanaan PON-Peparnas berikutnya juga bertujuan untuk memupuk bibit-bibit unggul Indonesia.
[irp]
“Menpora diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk mengutamakan cabang olahraga yang berjenjang untuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Dampak positifnya, pengembangan olahraga di Papua juga akan pesat karena di sana juga banyak bibit unggul olahraga,” kata Gatot.
Di tempat yang sama, Gubernur Aher mengatakan, sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan PON-Peparnas 2016. Diketahui pada Jumat (16/9/2016) PB PON telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PT POS Indonesia dan Telkom. “Kami ucapkan terima kasih. Kami juga sudah melakukan survey kepada masyarakat Indonesia terkait pelaksanaan PON-Peparnas 2016, hasilnya sebanyak 81% menyambut event ini dengan sangat baik,” ujar Aher.
(DFY)*

