oleh

Perut Mulas Tiap Habis Sarapan? Bisa Jadi Ini Sebabnya

Fajarmanado.com — ‘Saya nggak bisa makan pagi soalnya nanti mulas’. Kalimat tersebut pasti pernah didengar oleh sebagian besar orang. Karena khawatir perut mulas setelah sarapan, beberapa orang akhirnya memilih tidak sarapan atau makan setelah menjelang siang.

Menurut ketua umum PERGIZI Pangan Indonesia Prof Dr Ir Hardinsyah, kondisi perut mulas jika sarapan memang tak lepas dari kebiasaan. Atau, bisa juga karena kemungkinan di pagi hari kadar asam lambung orang yang bersangkutan sedang tinggi. Nah, untuk menurunkan asam lambung, ada beberapa hal yang bisa dilakukan di pagi hari.

“Habis bangun tidur kita gerak dulu, sehingga tubuh bekerja asam lambung pun bekerja. Jangan langsung mengasup apa-apa, habis itu minum air. Karena air putih kan pH-nya netral ya dan bisa membantu menurunkan kadar asam lambung,” tutur Prof Hardin ditemui di  Konferensi Pers ‘Ayo Sarapan Sehat Sebelum Jam 9’ di Rock Hall Fx, Senayan, Jakarta, dan ditulis pada Jumat (27/11/2015).

Setelah itu, bisa mengonsumsi buah segar karena buah segar mengandung basa yang cukup tinggi sehingga bisa membantu menetralkan asam lambung. Buah yang disarankan oleh Prof Hardin di antaranya pepaya dengan rasa yang cukup netral, alias tidak pernah asam dan paling-paling hanya hambar atau tidak terlalu manis.

Satu potong pepaya seperti yang dijual di tukang buah pinggir jalan menurut Prof Hardin sudah cukup. Buah lain yang bisa dijadikan pilihan yakni pisang dan jeruk. Tapi pastikan jeruk yang dipilih tidak asam.

Mulasnya perut saat sarapan juga tak lepas dari rutinitas harian seseorang. Ketika tidur terlalu malam ditambah sebelumnya sudah makan, maka ketika bangun pagi perut masih dalam kondisi kenyang. Ketika dipaksakan untuk makan, perut bisa terasa mulas.

“Misalnya publik figur, satpam, atau orang yang lembur tidur larut. Sebelumnya makan banyak, lalu tidur jam 5 pagi bangun jam 10 atau jam 12 kan sudah siang itu. Nah, jam biologisnya dia ubah. Tapi, di sini kita bicarakan 91 persen penduduk Indonesia dengan jam tubuh yang normal,” kata Prof Hardin.

Padahal, seperti diketahui sarapan amat penting karena memiliki manfaat antara lain menjaga tubuh tetap sehat dan kuat, menambah konsentrasi, daya ingat, dan prestasi belajar. Kemudian, mencegah anak jajan sembarangan sembari melatih disiplin.

“Sarapan sehat adalah makan dan minum yang aman dan bergizi di pagi hari sebelum sekolah, bekerja, atau melakukan aktivitas lainnya dan memenuhi 15-30 persen kebutuhan gizi harian,” tutur Prof Hardin.

(dtc/heru)

 

News Feed