oleh

Meresahkan, Kondisi Galian C di Kawangkoan

KAWANGKAON. FAJARMANADO.com — Keberadaan galian tanah teras di sisi ruas jalan Kawangkoan – Tareran dinilai semakin meresahkan. Kondisi lingkungan tambang galian golongan C di sisi ruas jalan penghubung utama Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tersebut, kini berpotensi longsor.dan mengancam kawasan pemukiman warga.

Aktifitas penambangan yang telah berlangsung puluhan tahun di wilayah perkebunan Lewetan, Kelurahan Talikuran Barat, Kecamatan Kawangkoan, ini, tidak memperhatikan dampak kerusakan lingkungan karena telah menciptakan tebing yang curam. Kondisi ini mengancam ambrol tanah perkebunan potensial, yang telah menjadi kawasan perluasan pemukiman penduduk.

 Piet H. Tendam mengatakan, ini pernah dikeluhkan dan dikoordinasikan langsung kepada Pemerintah Kelurahan Talikuran Barat dan Lurah Sendangan agar sekiranya aktivitas penambangan tanah jenis teras tersebut dihentikan. Kalau pun ada izin, harus ditinjau kembali.

“Kabarnya pemerintah sudah pernah menegur dan menutup jalan masuk dengan bambu. Entah kenapa, penggalian kembali berlanjut beberapa pekan kemudian,” komentar Tenda, tokoh Masyarakat Kawangkoan ini.

Drs Eddy F.Ruata, juga menyorot aktivitas penambangan tersebut. Mantan Camat Kawangkoan ini  berharap Dinas Pertambangan dan instansi terkait cepat turun tangan untuk mengatasi masalah ini.

“Setahu saya belum ada izin galian c untuk lokasi itu. Untuk itu demi mencegah  terjadinya musibah maka di harapkan kerjasama yang baik semua stakeholder agar kiranya pengalian teras di lokasi itu dikaji atau ditutup sebelum meminta korban,” ujar Ruata.

(denny rondonuwu)

News Feed