oleh

Panwaslu Mitra Warning Hukum Tua dan Lurah

RATAHAN,FAJARMANADO.com- Pejabat negara, khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) diingatkan untuk bersikap netral dalam menghadapi pesta domokrasi. Untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, 9 Desember mendatang.

Demikian ditegaskan ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Mitra, Dolly Van Gobel. “Termasuk hukum tua dan lurah harus bersikap netral dan jangan menggunakan kekuasaan untuk mengintervensi masyarakat,” tegas Gobel, disela-sela sosialisasi netralitas bagi Hukum Tua dan Lurah, di Wale Wulan Lumintang, Kamis (5/11).

Lanjut Gobel, sengaja pihaknya mengundang Hukum Tua dan Lurah, karena berdasarkan pengalaman banyaknya laporan, potensi terjadinya pelanggaran bukan hanya dilakukan pejabat teras saja. Melainkan juga potensi pelanggaran dilakoni aparat desa maupun kelurahan.

“Memang kami banyak menerima laporan masyarakat terkait pelanggaran aparatur desa maupun kelurahan saat pelaksanaan pesta demokrasi,” terangnya.

Oleh karena itu, kata dia, dilakukan sosialisasi ini untuk mengingatkan kembali soal netralitas pejabat negara. “Sebab sudah ada contoh PNS atau aparatur negara yang diproses, lantaran bersikap tak netral,” ujarnya.

Kendati begitu, dia mengajak bagi Hukum Tua dan Lurah, untuk mensukseskan pelaksanaan Pilgub nanti. “Dalam arti aparatur desa maupun kelurahan, merupakan partner penyelenggara untuk mengajak masyarakat agar tidak golput dan melakukan hak pilih,” tukasnya.                                                                                    (DidiGara)

News Feed