Amurang, Fajarmanado,com – Nada Najoan dan Yosua Wagey, duta Minahasa Selatan (Minsel) berhasil mencacat prestasi pada ajang Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan (Diklatpim) Pelayanan Siswa (Pelsis) Kristen Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Ketua Pelsis Kristen Minsel Maikel Pontoh, SPd mengatakan pada acara yang berlangsung selang 4-6 November 2016 di Bapelkes Manado ini, Nada Najoan dari SMAN 1 Amurang dan Yosua Wagey dari SMAN 1 Maesaan dinobatkan sebagai peserta berprestasi.
”Jadi, sebagai pengurus kami sangat bangga dengan prestasi ke Nanda dan Yosua,” katanya kepada Fajarmanado.com di Amurang, Senin (7/11).
Pontoh semula mengaku kecewa karena banyak sekolah yang tidak mengutus peserta dalam Diklatpim Pelsis Kristen se Sulut tahun ini. Namun kekecewaan itu terobati karena Nanda dan Yosua berhasil menunjukkan ketekunan sehingga menghasilkan prestasi.
Kepala SMK Rembang Amurang Barat ini, juga mengatakan bahwa sebetulnya banyak siswa peserta utusan Minsel yang memiliki kemampuan memimpin. Disiplin dan keseriusan mengikuti semua sesi acara menjadi salahsatu faktor penting penentu prestasi.
“Tapi saya sudah cukup bangga dengan dinobatkan Nada Najoan dan Yosua Wagey sebagai peserta berprestasi. Sekali lagi, atas nama Pelsis Kristen Minsel mengucapkan banyak terima kasih kepada Nada Najoan dan Yosua Wagey. Juga, ucapan terima kasih yang sama kepada SMAN 1 Amurang dan SMAN 1 Maesaan yang telah mengutus dua siswa-siswi ini,” ujarnya.
Ditanya soal kemungkinan sanksi terhadap sekolah-sekolah yang tidak mengutus peserta, Pontoh mengatakan, hal itu diserahkan kepada atasannya.
Sekolah-sekolah dimaksud, antara lain, SMAN 1 Tareran, SMPN 1 Tareran, SMKN 1 Tumpaan, SMPN 1 Tumpaan, SMPN 1 Amurang Timur, SMAN 1 Amurang Timur, SMAN 1 Amurang, SMKN 1 Amurang dan SMPN 2 Amurang.
”Khusus bagi sekolah yang mengikuti, Pelsis Kristen Minsel tak lupa mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Biar, nanti Tuhan Yesus yang akan membalas semua partisipasinya. Juga akan memberi amal baik bagi sekolah ini,” ucapnya.
(andries)

