Jakarta, Fajarmanado.com — Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) resmi bergabung dengan Partai Gerindra dan PKB mendukung Prabowo subianto pada Pilpres 2024.
Dukungan yang kemudian dituangkan dalam piagam deklarasi koalisi bertajuk “Penerimaan Kerjasama Politik” empat partai tersebut di Museum Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (13/08/2023) itu, dipastikan semakin memuluskan langkah Prabowo Subianto meneruskan tongkat estafet Presiden Jokowi.
Berbagai survei yang dirilis lembaga survei sebelum Golkar dan PAN bergàbung dengan koalisi yang dibangun Gerindra dan PKB, elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli dua bacapres 2024 lainnya, Ganjar Pranowo dan Anis Baswedan.
Dengan bergabungnya Golkar dan PAN dengan Gerindra dan PKB, jika mengacu pada hasil Pemilu 2019, maka prosentasi koalisi empat partai ini total menjadi 46,09 persen. Yakni, Golkar 14,78 persen, Gerindra 13,57 persen, PKB 10,09 persen dan PAN7,65 persen.
Pada deklarasi tersebut, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, pilihan jatuh ke Prabowo Subianto karena Prabowo lahir dari Rahim Partai Golkar. Selain kekaryaannya tidak diragukan lagi serta kepemimpinan Prabowo mampu loloskan negara dari Middle Income Trap.
“Pak Prabowo selalu mengikuti kegiatan Partai Golkar dan kekaryaannya tidak diragukan lagi. secara egaliter, searah, sejalan, dan setujuan dengan Partai Golkar. Partai Golkar memercayakan tongkat estafet kepada Presiden Joko Widodo kepada Pak Prabowo yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan,’’ kata Airlangga yang saat ini juga menjabat Menteri Koordinator Perekonomian.
Partai Golkar, lanjut Airlangga, merasa bangga bisa bersama tiga partai lainnya mengusung Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dalam helatan Pilpres 14 Februari 2024 mendatang.
“Hari Minggu ini merupakan momen bersejarah karena empat partai akan mengusung Bapak Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024-2029,” tegas Airlangga.
Prabowo sendiri mengaku terharu dengan dukungan empat partai besar terhadap dirinya di Pilpres mendatang. Dukungan tersebut menurutnya sarat sejarah sejarah dan menjadi sebuah kehormatan untuknya.
“Ini sungguh suatu kehormatan bagi saya, yang juga membuat saya bertekad untuk tidak mengecewakan harapan partai-partai ini, dan terutama harapan rakyat Indonesia semuanya,” ujar Prabowo.
Ketum Gerindra juga menawarkan kepada parpol koalisi yang mengusungnya untuk mengedepankan persatuan dalam menghadapi Pemilu 2024. Persatuan ini menjadi tonggak dasar koalisi yang terbuka menerima partai lain untuk ikut bergabung di Pilpres 2024. [**/heru]


