Tomohon, Fajarmanado.com — Senator Ir Stefanus BAN Liow, MAP (SBANL) merespons Pencanangan Gerakan GMIM Menanam dan Beternak pada Rabu, 2 November 2022.
“Program ini tentu adalah dalam upaya pemanfaatan lahan kosong atau terbiar untuk memotivasi Pelsus dan warga gereja sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga dan jemaat untuk kedaulatan pangan, apalagi mengantisipasi krisis global,” kata Senator Stefa kepada wartawan di Tomohon, Jumat (4/11/2022).
Senator Stefa yang adalah Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM dan Anggota BPMS GMIM Periode 2014-2018 dan saat ini menjabat Anggota DPD RI/MPR RI ini mengapresiasi Pencanangan GMIM Menanam dan Beternak yang dilakukan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE dan Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina di lahan samping Pasca Sarjana UKIT Tomohon tersebut.
Senator Stefa menyarankan gerakan menanam tersebut, baiknya segera ditindaklanjuti dengan aksi melakukan penanaman di tingkat jemaat maupun warga, setidaknya melalui program apotek dan dapur hidup sehat.
Sejak awal, kata Stefa, GMIM secara kelembagaan maupun warga menaruh perhatian dan kepedulian dalam pengelolaan sumber daya, selain teologis dan dana sebagai indikator menuju kemandirian gereja.
Karena itulah, lanjutnya, dalam Katekisasi Tahap III Pelsus ada materi penatalayanan gereja di bidang ekonomi dan etos kerja serta lingkungan hidup. Maksudnya, selain mulai dari pelsus tetapi juga dijabarkan kepada anggota jemaat.

Senator Stefa secara terbuka salut dan bangga karena realitanya saat ini secara kelembagaan melalui PSDD dan atau Kompelka menjadi inisiator dan penggerak menanam terutama hortikultura. Tetapi juga banyak Pendeta yang menjadi motivator dan pelaku langsung ‘Ba Kobong’.
Ia kemudian menyebut nama, antara lqin, Pdt Welly Pondaag, Pdt Lucky Tumbelaka, Pdt Wailan Posumah, Pdt Derby Taroreh, Pdt Billy Johanes, Pdt Daniel Bastian dan lain-lain.
Untuk itu, pria yang juga hobi “ba kobong” ini menyatakan optimis dalam beberapa bulan ke depan banyak lahan-lahan tidur akan dibangunkan, terutama oleh PSDD dan Kompelka. “Ya, dengan memberdayakan lahan yang ada di kompleks gedung gereja dan pastori dengan Apotek dan Dapur Hidup diikuti di rumah-rumah anggota jemaat dengan polibag,” tambah Senator Stefa dengan senyum khasnya.
senator Stefa pun berkeyakinan jika progran GMIM Menanam dan Beternak akan sukses, termasuk melalui kelompok pertanian dan peternakan sehingga akan ikut membantu implimentasi diakonal gereja.
Senator Stefa, oleh banyak kalangan dinilai sangat layak mengapresiasi program GMIM Menanam dan Beternak tersebut.
Pasalnya, pria familiar yang juga aktivis lingkungan hidup ini, gemar pula bercocoktanam.
Bahkan, di tengah kesibukannya sebagai anggota DPD RI, Stefa terus memanfaatkan waktu luangnya “bakobong”.
[maxi heru]

