Fajarmanado.com–Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Sulut membahas KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023 di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Selasa (9/8/2022).

Rapat Banggar KUA-PPAS dipimpin oleh Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen. SpB,KBd.
Sandra Rondonuwu yang adalah anggota Banggar DPRD Sulut dalam pembahasan menyentil anggaran Rp 13 miliar yang dialokasikan ke Dinas Pariwisata Sulut.
Saya melihat pengalokasian anggaran sebesar 13 miliar terlalu kecil dan sedikit untuk Dinas Pariwisata. Benar yang disampaikan oleh pak James Tuuk, itu terlalu kecil, tetapi bagi saya Rp 13 miliar ini terlalu besar, ucap SARON.
Kalau boleh ditambah dengan catatan, kadis mohon dievaluasi, Rp 13 miliar ini dikurangi, menurut Sandra bahwa perioritas destinasi pariwisata di Indonesia ada 5, yakni Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang, Sungguh luar biasa ketika Sulut masuk super perioritas tersebut.
Sekretaris Provinsi Praseno Hadi, selaku pimpinan TPAD Setelah mendengarkan masukan dan tanggapan dari anggota legislatif Dapil Minsel-Mitra ini, memberikan tanggapan “terimakasih untuk masukan, arahan dan sarannya dari anggota banggar yang ada”, kami akan mengevaluasi untuk Dinas Pariwisata, jawab Sekprov.
Sheila*
