Pusat Kota Amurang Makin Macet dan Semrawut
Inilah penampakan salahsatu sisi Pusat Kota Amurang

Pusat Kota Amurang Makin Macet dan Semrawut

Amurang, Fajarmanado.com – Pusat Kota Amurang dinilai makin macet dan tak beraturan saja. Kepadatan kendaraan bermotor dan ruang parkir yang sempit membuat wajah Ibukota Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tampak semrawut.

Tokoh pejuang pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Minsel Vecky Rumokoy mengamati kesemrawutan tersebut semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Rumokoy mengatakan, pesatnya pembangunan sarana publik, termasuk munculnya super market dan toko-toko baru di kompleks pasar dan terminal tersebut membuat intensitas masyarakat di kawasan bisnis utama di Kota Amurang semakin tinggi.

 ‘’Ya, pusat Kota Amurang sudah semakin semrawut,” katanya

Ada dua solusi yang dapat mengurai kemacetan tersebut. Pertama, memindahkan jalan Trans Sulawesi dengan membangun jalan boulevard di tepi pantai Teluk Amurang.

“Ke dua, tentunya melanjutkan pelebaran jalan Trans Sulawesi di kawasan pertokoan Amurang,”  katanya.

Menurutnya, kemacetan yang terjadi di kawasan bisnis utama Minsel ini, selain ruas jalannya yang sempit, juga akibat trafick light yang terpasang tidak berfungsi dengan baik dan sikap masa bodoh petugas untuk menata kendaraan yang parkir sembarangan.

Rumokoy pun menyarakan supaya Dinas Perhubungan dan Lantas Polres Minsel terus melakukan koordinasi dan bekerjasama melakukan penataan parkir dan pengawasan secara kontinyu.

“Yang harus jadi perhatian adalah mulai dari jalan di depan Kantor BRI Unit Amurang sampai di depan Sakura Mart dan Terminal Amurang,” ujarnya.

Pengawasan dan pengaturan arus lalulintas di sepanjang ruas jalan Trans Sulawesi tersebut, menurut Rumokoy, harus kontinyu. “Kalau dilakukan terus menerus, saya yakin kemacetan akan sedikit terurai di pusat kota ini,” tukasnya.

“Ingat, Amurang pernah mendapat Piala WTN dari Kementerian Perhubungan RI. Tapi kini kesemrawutan lalulintas Kota Amurang terkesan tidak mampu lagi diatasi,” ketus ayah dari Franco Gino Rumokoy, SSos, legislator DPRD Minsel dari Partai Demokrat ini.

(andries)