Sonder, Fajarmanado.com — Pandemi virus corona atau Covid 19 memukul ekonomi masyarakat. Desa-desa pun ramai-ramai menyisihkan dana desa (Dandes) membantu masyarakat.
Pantauan Fajarmanado.com, Desa Kaima, Kecamatan Remboken dan Desa Leilem, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, Rabu (15/4/2020), membagi-bagikan bahan pokok (Bapok) kepada warganya.
Desa Kaima memberikan paket bapok kepada semua keluarga. “Semua dapat. Sesuai data, ada sebanyak 370 keluarga,” kata Hukum Tua (Kumtua) Desa Kaima, Martin Tombeng kepada di Kantor Desa Kaima, siang tadi.
Tampak masih ada puluhan paket bapok yang telah dikemas dalam kantong plastik hitam diletakkan rapi di lantai kantor.
“Kami sudah berkali-kali sudah mengumumkan lewat pengeras suara agar siapa yang merasa warga Desa Kaima silahkan datang mengambil paketnya di sini,” ujarnya, yang saat itu memberikan paket bapok kepada beberapa warga.
Setiap paket, katanya, berisikan beras lima liter, minyak goreng satu liter dalam kemasan, satu kilogram gula dan 10 butir telur.

Pemerintah Desa (Pemdes) Leilem, juga membagikan bapok kepada masyarakat dalam rangka membantu kebutuhan rumah tangga warga akibat dampak pandemi Covid 19.
Siang tadi, sejumlah pria dan wanita terlihat menakar beras di teras kantor desa. Ada dua timbangan yang digunakan. Lainnya, memaketkan beras yang sudah diisi dalam kantong plastik dengan minyak goreng satu kilogram dan 20 bungkus mie instant.
“Ini untuk dibagikan kepada 332 keluarga yang belum kebagian bantuan sosial bapok di desa kami selama pandemi Covid 19,” ujar Kumtua Desa Leilem, Viktor Roring.
Ia mengatakan, selama ini sudah ada masyarakat yang menerima bansos. Yakni, keluarga yang masuk Basis Data Terpadu (BDT) sosial, yang bukan penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
“332 keluarga penerima bansos bapok dari desa ini adalah mereka yang belum menerima bansos dari Pemkab (Minahasa), tapi tidak termasuk dengan PNS,” jelasnya.
Dengan adanya bantuan pangan ini, Roring mengharapkan masyarakat terus menaati anjuran pemerintah untuk senantiasa menerapkan social distancing dan physical distancing untuk memutus rantai penyebaran virus corona yang menggemparkan dunia ini.
Penulis: Herly Umbas

