Ratahan, Fajarmanado.com – Longsor di ruas jalan Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) pada Jumat (2/3/2018), pekan lalu, yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas, berhasil dibersihkan dengan cepat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri. Warga pun memberikan apresiasi.
“Kami memberikan apresiasi atas gerak cepat Pemkab Mitra, TNI dan Polri yang telah menangani longsor di ruas jalan Pangu-Wongkay hingga akses jalan sudah bisa kami lalui hanya beberapa jam kemudian,” ujar James Wahongan, warga Desa Wongkay.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mitra Drs Ferry Uway melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Erick Manaroingsong mengakui mereka langsung bergerak cepat sambil berkoordinasi dengan stakeholder terkait ketika mendengar kabar longsor di jalan yang jadi akses jalan alternatif utama ini.
Hanya beberapa saat setelah musibah alam tanah longsor Jumat sore, pihaknya bersama pihak TNI, Polri, langsung bekerja untuk menyingkirkan bongkahan tanah dan kayu-kayuan yang menutupi badan jalan sehingga arus lalu lintas praktis normal kembali, besoknya.
“Jadi kami BPBD dengan dibantuh oleh unsur TNI, Kepolisian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menanggulangi longsor. Karena longsor yang terjadi ini berada di dua titik. Untuk Alat berat dari DLH yang kerja sama juga dengan PU. Kemudian dibantu Koramil, pemerintah dan warga Kecamatan Ratahan Timur. Serta bantuan dari Kepolisian Sektor Ratahan,” terangnya.
Meski demikian, Manaroingsong tetap mengimbau agar warga terus waspada ketika melewati ruas jalan Pangu-Wongkay, apalagi curah hujan masih relatif cukup tinggi dan terjadi secara tiba-tiba.
“Memang di ruas jalan Pangu-Wongkay pada saat hujan deras, berpotensi terjadi longsong. Untuk itu masyarakat yang akan melintasi ruas jalan Pangu-Wongkay untuk tetap waspada,” himbau Erick.
Penulis : Didi Gara

