Tomohon, Fajarmanado.com – Apes dialami Parlindungan Sihombing (46 tahun). Pria berprofesi sebagai karyawan PT PLN (Pesero) ini mengaku kecurian 4 buah Laptop, 2 hand phone (HP), 50 gram emas, 5 arloji dan uang tunai Rp10 juta.
Ironisnya, peristiwa pencurian itu diperkirakan korban terjadi siang bolong saat jam ibadah umat Kristiani pada Minggu (14/1/2018) antara pukul 09.00—12.30 Wita di dalam rumahnya, Kelurahan Walian Satu, Lingkungan 4, Kecamatan Tomohon, Kota Tomohon.
Parlindungan menjelaskan, selang saat itu dirinya berada di salahsatu rumah sakit di Kota Tomohon. Ketika pulang dan tiba di rumah, pintu gerbang sudah terbuka. Setelah ia masuk ke dalam rumah, jendela samping rumah dan pintu kamar sudah rusak.
Saat melakukan pemeriksaan, ternyata terdapat beberapa barang elektronik sudah raib. Antara lain, 4 buah laptop, yang terdiri dari, 1 laptop Asus 15 warna merah muda, 1 laptop Sony warna hitam, 1 laptop Toshiba warna abu-abu dan 1 laptop lainnya merek Lenovo 16 warna hitam.
Selain 4 buah laptop, juga ikut hilang 2 buah HP, yakni Oppo F1 warna putih gold dan HP samsung A3 warna putih, uang sekitar Rp10 juta, 5 buah arloji atau jam tangan dan perhiasan emas sekitar 50 gram.
Kapolsek Tomohon Selatan Iptu Teddy Lengkey SH tak menampik kabar ini. Ia pun menyatakan, setelah mendapat laporan ini, dirinya bersama piket Polsek langsung mendatangi tempat kejadian, kemudian melakukan identifikasi secara keseluruhan dan melakukan pengejaran.
“Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp50 juta,” ungkap Kapolsek Lengkey.
Sementara itu Kapolres Tomohon AKBP IK Agus Kusmayadi SIK, yang ikut serta mendatangi tempat kejadian, menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat meninggalkan rumah.
“Jangan kita mengabaikan kondisi keamanan saat meninggalkan rumah, minimal kita pamit atau meminta bantuan tetangga terdekat untuk mengawasi rumah kita,” imbuh Kapolres.
Penulis: Prokla Mambo
Editor : Herly Umbas

