Hampir Dua Bulan Melarikan Diri, Penjahatnya Tak Kunjung Tertangkap
Syamsubair

Hampir Dua Bulan Melarikan Diri, Penjahatnya Tak Kunjung Tertangkap

Tondano, Fajarmanado.com – Masih ingat dengan kasus tahanan kabur dari Mapolsek Kawangkoan pada 22 Maret 2017 silam ?. Yah, saat itu ada dua tahanan yang kabur, namun yang satu telah menyerahkan diri.

Sementara yang satunya, sejak pada tanggal tersebut terus diburu petugas kepolisian. Namun sampai saat ini, perburuan tak kunjung membuahkan hasil. Situasi tersebut pun disorot masyarakat. Mereka menuntut kinerja maksimal dari petugas supaya penjahatya bisa segera ditangkap.

“Kalau saya tidak salah, tahanan yang kabur dari Mapolsek Kawangkoan adalah residivis kasus pencurian. Terus terang kami merasa tidak aman karena ada residivis kasus pencurian yang sementara berkeliaran,” ujar Jeksen, warga Langowan.

Hal yang sama diungkapkan Alwien, warga Tompaso. Menurutnya, kinerja dari polisi seharusnya tida perlu diragukan. Karena sudah banyak bukti, meskipun lari sampai keluar daerah, namanya telah masuk sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), pasti akan tertangkap.

Namun anehnya, masa hanya penjahat sekelas pencuri kemudian tak kunjung tertangkap sudah hampir dua bulan. “Atau, apakah polisi disibukan dengan kasus lain sehingga kasus ini ‘terlantar’ ?. kami sebagai masyarakat mohon komitmen dari aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian supaya menyelesaikan kasus ini. Apalagi kasus tahanan kabur ini bisa dibilang tamparan bagi wajah kepolisian,” ujar Alwien.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Minahasa AKPB Syamsubair SIK MH mengatakan kalau sampai saat ini petugas kepolisian masih terus melakukan pencarian. “Tidak ada kasus yang didiamkan. Sampai saat ini kami masih terus mencari. Karena itu sangat diharapkan, kalau ada informasi dari masyarakat tentang keberadaan orang tersebut, tolong disampaikan kepada kami,” singkat Syamsubair Selasa (16/5) tadi.

(fis)