Manado, Fajarmanado.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) berkomitmen kuat meningkatkan kwalitas pendidikan di daerah Nyiur Melambai. Ini tertuang pada APBD Sulut 2017 di mana sektor mendidikan mencapai 26 persen.
Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs. Steven Kandouw mengatakan, angka prosentase ini jauh melebihi dengan ditetapkan nasional yang hanya 20 persen dari nilai anggaran setiap tahun.
“Ini berarti Pemprov Sulut mengetahui bahwa pentingnya peningkatan mutu Pendidikan sehingga dialokasikan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya, Senin (06/03).
Kandouw mengungkapkan ha tersebut ketika menandatangani memorandum of understanding (MoU) Pemprov Sulut dengan BRIDGE (Building Relationship through Intercultural Dialogue and Growing Engagement) dan Australian Education Foundation, di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, siang tadi.
Didampingi Kadis Diknas Sulut Gemmy Kawatu SE. MSi, Wagub mengatakan Nota kesepahaman nantinya akan memberikan kesempatan bagi 96 Guru Indonesia untuk dapat belajar di sekolah-sekolah Australia, sehingga diharapkan kwalitas guru akan memiliki Wawasan International, sehingga memberikan efek yang positif terhadap dunia pendidikan di daerah ini.
“Pada kesempatan berikutnya diharapkan jumlah sekolah bisa bertambah, bukan hanya Manado Independent School (MIS) dan SMA Lokon St. Nickolaus Tomohon, tetapi juga sekolah lainnya,” katanya.
Sementara Kepala Sekolah MIS Mr. Vijay Kumar menilai kerjasama ini merupakan langkah maju bagi pendidikan daerah ini.
Ia menilai, semakin banyak sekolah yang mendapat kesempatan mengirim guru melalui kerjasama ini, maka akan semakin baik untuk kemajuan pendidikan anak didik di daerah ini.
(dki/ely)

