Dua Kali Operasi Tangkap Tangan, Saber Pungli Minahasa Terus Bergeliat
Bupati Drs Jantje Wowiling Sayow ketika menghadiri sosialisasi Pungli yang digelar Satgas Saber Pungli Minahasa di Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Selasa (7/2), pagi tadi.

Dua Kali Operasi Tangkap Tangan, Saber Pungli Minahasa Terus Bergeliat

Tondano, Fajarmanado.com – Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Minahasa ternyata terus bergeliat. Setelah berhasil melakukan dua kali tangkap tangan, tim yang dipimpin Wakapolres Kompol Alkat Karouw, SSos ini terus melakukan aksi sosialisasi.

Aksi sosialisasi untuk mencegah Pungli, Selasa (7/2) pagi tadi, dihelat Tim Saber Pungli di Wale GMIM Imanuel Koya Tondano Selatan.

Sosialisasi pun menghadirkan narasumber, antara lain, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari)Tondano Spatana Setyabudi, SH, MH, Kapolres AKBP Syamsubair SIK dan  Inspektur Kabupaten Minahasa Frits Muntu SSos serta Kompol Alkat Karouw SSos  selaku Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kabupaten Minahasa.

Para peserta sosialisasi terdiri dari para sekretaris di setiap SKPD, Sekcam, Lurah, Hukum tua, Sekkretaris Kelurahan dan para kepala sekolah.

Karouw mengatakan kalau sosilaisaisi tersebut sebagai bentuk perhatian timnya untuk mengingatkan setiap organisasi atau unit kerja pelayanan untuk tidak melakukan Pungli terhadap semua pelayanan masyarakat.

“Rencananya kegiatan sosialisasi Saber Pungli Kabupaten Minahasa akan dilaksanakan selama lima hari. Diawali di Tondano kemudian Kakas, Langowan, Kawangkoan dan terakhir di Tombulu,” ujar Karouw.

Sementara itu, Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow (JWS) memberikan apresiasi atas kegiatan sosialisasi tersebut.

“Pungutan liar adalah fenomena sosial yang terjadi di seluruh pelosok tanah air dan sudah melanda pada pelayanan publik. Hal ini bukan hanya menjadi perhatian masyarakat Minahasa tetapi telah memperoleh perhatian masyarakat dunia karena bukan hanya meruntuhkan mental dan moral bangsa tetapi juga merupakan faktor yang turut memberikan kontribusi memberatkan masyarakat,” ujar JWS.

Dikatakannya, tahun 2017 ini, Kabupaten Minahasa telah memberikan kenaikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) kepada para pegawai.

Kebijakan tersebut diharapkan menjadi salah satu indikator tidak ada lagi oknum yang melakukan Pungli dalam pelayanannya.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tanpa adanya Pungutan Liar. Karena itu pemberantasan Pungli harus menjadi komitmen kita bersama. Masyarakat juga harus mendukung komitmen pemerintah ini,” jelasnya.

“Mari kita memantapkan masyarakat bebas dari Pungli, mari kita bangun kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder dan masyarakat untuk Minahasa menjadi lebih baik, sejahtera dan bermartabat,” sambung JWS.

Seperti diketahui, Satgas Saber Pungli Minahasa sudah menunjukan tajinya dengan melakukan dua kali operasi tangkap tangan, yakni di Dinas pendidikan dan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Minahasa beberapa waktu lalu.

 

(fis)