Manado, Fajarmanado.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw menegaskan para pejabat eselon yang baru dilantik jangan “cengeng”.
Penegasan ini disampaikan Wakil Gubernur saat memimpin Apel Perdana bulan Februari 2017 di lingkungan Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara, Senin (06/02) pagi.
Kandouw mengatakan, tidak memiliki kendaraan dinas menjadi alasan menghambat tugas-tugas.
“Apabila ditemukan hal-hal yang seperti ini langsung akan diganti. Sekarang waktunya kerja… kerja… dan kerja..,” tegas Kandouw.
Kandouw juga menginstruksikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja untuk menarik semua kendaraan dinas yang belum diserahkan oleh pejabat yang lama.
Kandouw juga mengungkapkan kekecewaan terkait tingkat disiplin ASN di lingkungan Pemprov Sulut.
“Tingkat disiplin ASN Sulut masih jauh dari harapan. Saat ini masih banyak ASN yang tidak bekerja maksimal,” ujar Kandouw.
Lebih lanjut, Kandouw meminta kepada segenap jajaran dilingkup Pemprov Sulut untuk terus meningkatkan fungsi koordinasi, komunikasi dalam bekerja, warnai pelaksanaan tugas dengan inovasi dan terobosan terobosan konstruktif, pahami dan patuhi segala bentuk aturan yang mengikat terkait ruang lingkup pelaksanaan tugas.
“Yang utama, hindari berbagai tindakan yang menjurus pada praktek KKN, disamping itu semakin antisipatif dan reaponsif dalam menatap peluang serta tantangan kerja dilapangan,” imbaunya.
Kandouw juga memberi angin segar bagi ASN dilingkup pemprov sulut, terkait sedang dilakukannya kajian untuk kenaikan Tunjangan Kinerja Daerah ( TKD ) demi meningkatkan kesejahteraan ASN.
(smn)

