Tondano, Fajarmanado.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang aplikasi persediaan di Tondano untuk mempersiapkan pengelola keuangan yang handal.
Bimtek yang dibuka Sekretaris daerah (Sekkab) Minahasa Jefry Korengkeng, SH, MSi, Kamis (2/2) tersebut diikuti oleh bendahara pengeluaran di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta penyimpan barang.
Dalam sambutan Bupati Minahasa yang dibacakan Korengkeng, dijelaskan kalau Bimtek tersebut merupakan salah satu bentuk strategi dalam pengelolaan keuangan, sekaligus mempersiapkan aparatur pengelola keuangan yang handal.
Esensinya, lanjut dia, untuk menghasilkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang profesional.
“Untuk itu, sangat diharapkan tiap SKPD di Minahasa dapat melaksanakan pengelolaan keuangan yang baik, tertib, efisien, efektif dan akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Korengkeng.
Ia mengatakan, ukuran kualitas pengelolaan keuangan adalah ketepatan penyelesaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ketepatan penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), tingginya penyerapan APBD, kualitas opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan perbaikan Indeks Persepsi Korupsi (IPK).
“Pemerintah berharap supaya apa yang didapat dalam Bimtek ini dapat membantu pelaksanaan penatausahaan administrasi keuangan yang baik,” jelas Korengkeng.
Sekkab selanjutnya mengungkapkan jika Bupati Minajasa Drs Jantje Wowiling Sajow memberikan apresiasi kepada tim dari Kanwil perbendarahan selaku narasumber yang sudah bersedia membagi waktu untuk memberikan pengetahuan tentang pengelolaan persediaan.
“Kedepan, kiranya perubahan sikap dalam peningkatan keterampilan pengetahuan dan wawasan serta pemahaman berkaitan dgn pengelolaan keuangan daerah dapat menjadi lebih baik lagi,” tegas Korengkeng.
Selain Kepala Bidang Pembinaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (PAPK) Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut Yovi Chandra, juga turut hadir dalam Bimtek tersebut, di antaranya, Kepala Inspektorat Frits Muntu SSos, Kepala Badan BPKAD Dra Riany Suwarno dan Sekban BPKAD Katrine Maith.
(fis)

