Jakarta, FajarManado.com — Tak kurang tujuh tokoh pers bakal meramaikan bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) PWI 2025–2030 pada Kongres Persatuan PWI 2025 di Cikarang, Banten, akhir Agustus mendatang.
Ke tujuh nama yang mengemuka dan dinilai layak memimpin organisasi wartawan tertua di tanah air itu, adalah, Akhmad Munir, Atal Sembiring Depari, Johnny Hardjojo, Rusdy Nurdiansyah, Teguh Santosa, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang.
Dua nama terakhir, disebut-sebut menjadi rival utama dalam Kongres Persatuan PWI 2025.
Pasalnya, Hendry Ch Bangun adalah Ketum hasil Kongres PWI di Bandung tahun 2023, sementara Zulmansyah Sekedang merupakan Ketum PWI Kongres Luar Biasa (KLB) Jakarta tahun 2024, yang digelar akibat ‘skandal dana hibah forum BUMN’.
Sedangkan Akhmad Munir, kini Direktur Utama LKBN Antara, Atal Sembiring Depari (Ketum PWI Pusat periode 2018-2023), Rusdi Nurdiansyah, Ketua PWI Depok.
Sementara Johnny Hardjojo, tercatat sebagai Ketua Departemen Pertahanan PWI Pusat (2003–2008), Anggota Dewan Penasihat PWI Pusat (2008–2013), Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya (2024–2029) dan kini Ketua Dewan Kehormatan Forum Pemred Media Siber Indonesia.
Lalu, siapa Teguh Santosa? Nama yang muncul terakhir ini adalah Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, yang telah lama berkipra di bidang jurnalistik dan PWI Pusat.
Teguh Santosa, Ceo RMOL Grup, ini pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri PWI periode 2013–2018 dan menjadi anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI selang 2018 hingga 2020.
Sosok Pemersatu
Siapa di antara ke tujuh figur yang dinilai layak dan ideal menjadi sosok pemersatu melalui Kongres Persatuan PWI 2025, sejumlah tokoh pers dan pengurus organisasi kewartawanan daerah menyebut nama Teguh Santosa.
Teguh Santosa dipandang sebagai sosok yang tepat untuk menakhodai PWI ke depan.
Sepak terjang dan kecintaannya terhadap profesi jurnalistik menjadi jaminan untuk menyatukan dan memulihkan kembali citra, marwah, dan kepercayaan publik terhadap organisasi PWI.
“Ini bukan tanpa alasan. Teguh sudah berpuluh tahun mengabdi di dunia jurnalistik dan aktif dalam berbagai struktur organisasi kewartawanan,” ujar Penasehat PWI Sumatera Utara, Rianto, SH, MH dalam keterangannya di Medan, Selasa 5 Agustus 2025.
Rianto memandang PWI sedang membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami dinamika organisasi, tapi juga memiliki kapasitas intelektual, integritas, dan visi untuk membawa PWI kembali ke jalur perjuangan sebagai pilar ke empat demokrasi.
Anton Genk, sapaan karib Ketua JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Sumatera Utara, ini menegaskan pentingnya pemulihan soliditas internal PWI agar organisasi ini bisa berkontribusi dalam mendorong cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya pribadi mendorong Teguh maju dalam Kongres PWI akhir Agustus ini. Banyak rekan-rekan dari PWI pusat dan daerah yang merindukan sosok pemersatu. Teguh adalah tokoh yang bisa menjembatani berbagai kepentingan, membawa PWI kembali ke khitahnya,” jelas mantan Bendahara Umum JMSI Pusat ini.
Wakil Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut, ini juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kepemimpinan yang dapat menghilangkan sekat-sekat konflik internal yang menghambat kemajuan organisasi.
“Kongres mendatang adalah momentum krusial. Kami berharap ketua umum yang terpilih nantinya adalah sosok yang mampu mempersatukan. Sebagai wartawan dan pengurus PWI, saya sangat merindukan suasana kebersamaan di organisasi ini. Seperti pepatah: ‘Bercerai kita runtuh, bersatu kita teguh’,” ujar Ketua Forum Pimred Sumut ini penuh harap.
Dikenal sebagai wartawan senior dengan rekam jejak panjang, Teguh Santosa yang sukses sebagai Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2016, ini dinilai semakin layak karena menyandang status Wartawan Utama dan pemegang Press Card Number One (PCNO), simbol pengakuan tertinggi di dunia pers nasional.
Melihat pengalaman dan dedikasinya dalam dunia jurnalistik serta organisasi, banyak pihak menilai Teguh bukan hanya layak, tetapi juga urgent untuk tampil sebagai pemimpin baru yang akan membawa PWI keluar dari masa-masa sulit.
[jmsi network/heru]

