ROR Siap Sambut Ratusan Peserta ST MPL dan BIPRA SAG Sulutteng dari 13 Sinode dengan Kearifan Lokal Minahasa

ROR Siap Sambut Ratusan Peserta ST MPL dan BIPRA SAG Sulutteng dari 13 Sinode dengan Kearifan Lokal Minahasa

Kawangkoan, Fajarmanado.com — Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Oktavian Roring, MSi, IPU Asean Eng siap menyambut ratusan peserta dari 13 Sinode anggota Sidang Am Gereja-Gereja (SAG) di wilayah Sulawesi Utara dan Tengah serta Gorontalo (Suluttenggo) dengan  budaya lokal.

Aneka budaya Toar Lumimuut, yang mencakup Minahasa (raya), Manado dan Bitung (Mamitung) tersebut siap disuguhkan. Mulai dari  tarian Maengket, Kabasaran dan tari Loto (bakul).

Tak hanya itu. Bahasa yang akan digunakan, pun menggunakan dialek Manado. Mulai prosesi penyambutan peserta dan undangan sampai lirtugi ibadah pembukaan.

“Tapi tetap akan ada penerjemah dalam bahasa Indonesia baku,” kata Ketua Seksi Ibadah Panitia Sidang Tahunan Majelis Pekerja Lengkap (ST MPL) dan Konsultasi BIPRA SAG Suluttenggo 2022, Gbl. Ferra Lian Sihotang, STh.

Gbl. Ferra, yang juga Ketua Pimpinan Majelis Sidang (PMS) KGPM Sidang Sentrum Kawangkoan menjelaskan, prosesi penyambutan peserta dan undangan pada hari Selasa (5/4/2022) akan dilakukan di jalan BW Lapian, tepatnya sekira 75 meter sebelah Utara KGPM Sentrum Kawangkoan.

Di sekitar simpang empat Kantor BRI Unit Kawangkoan itu, peserta dan undangan akan melakukan arak-arakan berjalan kaki ke arah selatan menuju gedung KGPM Sentrum Kawangkoan.

Di depan undangan dan peserta, ada kelompok tarian Maengket dari anak muda. Di belakang peserta, mengiring musik Bambu Klarinet.

Tiba di depan gedung KGPM Sentrum Kawangkoan, peserta dan undangan disambut tarian Loto (Bakul).

Sebelum diarahkan masuk gedung gereja oleh pembawa acara, setiap undangan dan peserta akan disematkan bunga.

“Liturgi ibadah, juga sudah kami buat menggunakan bahasa berdialeg Manado. Mulai panggilan beribadah, dengan kata mari jo beribadah sampai memberi persembahan dengan kata mari jo baderma,” jelasnya.

“Pada umumnya kita akan menggunakan dialek Manado. Termasuk Doa Bapa Kami, sudah ada terjemahan dalam dialek Manado,” sambung dia.

Bupati ROR, sapaan akrab Roy Roring yang juga Ketua Umum Panitia ST MPL dan Konsultasi BIPRA SAG Sulutteng 2022 merespon skenario acara dan ibadah pembukaan pada Selasa, 5 April 2022 tersebut.

“Tapi kita harus menyiapkan LED, menerjemahkan dialek Manado ke bahasa Indonesia yang baku agar semua peserta memahami,” ujarnya.

Namun ROR kemudian mengingatkan supaya segala sesuatu yang mendukung kelancaran semua proses acara dapat dipersiapkan dengan baik agar berjalan lancar.

“Kita harus menyiapkan genset agar apabila terjadi masalah soal (aliran) listrik, bisa langsung diatasi. Jangan sampai mengganggu jalannya persidangan dan konsultasi,” ujarnya.

ST MPH dan Konsultasi BIPRA 2022, semula hanya diikuti sekira 311 peserta. Namun, sesuai konfirmasi dengan 13 sidang anggota SAG Sulutteng dan Gorontalo, dipastikan membludak.

Pasalnya, sesuai kabar yang terkuak dalam rapat finalisasi, ada sinode yang memohon mengirimkan lebih dari tiga peserta, baik peserta sidang maupun peserta konsultasi BIPRA.

Penulis: Maxi Heru