oleh

Apresiasi Alumni, Kadisda Riviva: SMP Nasional Kawangkoan Jadi Trigger

Kawangkoan, Fajarmanado.com – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Kadis Diksa) Minahasa, Drs. Riviva Maringka, MSi mengapresiasi kepedulian alumni SMP Nasional Kawangkoan.

“Ini akan membawa SMP Nasional Kawangkoan menjadi trigger bagi sekolah swasta maupun negeri dalam meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan,” katanya.

Riviva mengungkapkan hal tersebut saat penyerahan dana pendidikan, seragam sekolah dan olah raga mapun sepatu bantuan alumni kepada para siswa kelas 7 SMP Nasional Kawangkoan, Jumat (27/8/2021).

Mantan Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Minahasa ini mengungkapkan bahwa tanggung jawab pendidikan memang tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetap juga stakeholder lainnya, seperti ikatan alumni.

Kadis Dikda Minahasa, Drs. Riviva Maringka, MSi didampingi Ketua Alumni SMP Nasional Kawangkoan, Ir. Nico Mewengkang dan Pengawas Sekolah, Detty Sekoh, MPd menyerahkan seragam olah raga kepada salah satu siswa baru.

 

“Apa yang dilakukan alumni ini tidak hanya retorika peduli tetap bisa saya katakan sebagai best practice. Sangat luar biasa,” katanya pada acara yang menerapkan protokol kesehatan di halaman SMP Nasional Kawangkoan, Kelurahan Kinali Satu.

Ketua Ikatan Alumni SMP Nasional Kawangkoan, Ir. Nico Mewengkang mengungkapkan sesuai komitmen alumni, 21 siswa baru memperoleh paket seragam sekolah, seragam olah raga dan cepatu serta masing-masing Rp.500 ribu dana pendidikan dari alumni.

“Khusus seragam olah raga yang disediakan oleh alumni angkatan tahun 1974 diberikan pula kepada 13 siswa kelas 8,” ujarnya.

Nico mengungkapkan pula kepedulian keluarga alm. Paul Mandang, mantan Kepsek SMP Nasional Kawangkoan untuk meningkatkan prasarana sekolah sejak tahun 2019 lalu.

Tak terhitung nilai barang yang telah diberikan keluarga besar kepsek terlama itu. Mulai dari komputer, proyektor sampai pengadaan sumur bor untuk air bersih.

“Terakhir, masih ada lagi bantuan dua unit komputer dari dua cucu almarhum Paul Mandang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepsek SMP Nasional Kawangkoan, Glady Tuwo, SPd mengungkapkan pula kebanggaannya atas kepedulian dari keluarga Alm. Paul Mandang dan alumni yang dikoordinatori oleh Ir. Nico Mewengkang dalam dua tahun terakhir.

“Bantuan-bantuan ini memicu kami guru-guru untuk terus berkarya dan berbuat yang terbaik bagi sekolah dan anak didik,” katanya.

Untuk itu, berbagai program Kemendikbud senantiasa terus diikuti sehingga Andy Simbar, SPd, meski masih berstatus guru tidak tetap atau guru honorer, berhasil terpilih sebagai sebagai Salahsatu Guru Penggerak.

“Semoga saja, langkah-langkah yang kami tempuh dan lakukan akan bisa mengembalikan kejayaan SMP Nasional Kawangkoan,” imbuhnya.

Di dekade tahun 1970-1980-an, SMP Nasional Kawangkoan amat dikenal sebagai sekolah favorit, sangat berprestasi di bidang akademik maupun olah raga dan kesenian.

Tak heran, sekolah yang ketika itu berlokasi di Kantor Kawangkoan ini, dikenal luas di Kabupaten Minahasa (raya) maupun Provinsi Sulawesi Utara.

Akan tetapi memasuki akhir dekade tahun 1980-an, pamor sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan KGPM ini mulai meredup.

“Bahkan, pernah hanya ada satu siswa baru yang mendaftar. Lainnya, siswa pindahan,” ungkap Kepsek Glady.

“Tapi kami berbangga, ternyata banyak siswa lulusan sekolah ini yang akhirnya berprestasi di tingkat SMA,” sambung dia.

Acara yang berlangsung sekira 45 menit mulai pukul 10.00 Wita ini, terpantau ikut dihadiri dua perwakilan siswa dan para orang tua, Pengawas Sekolah Detty Sekoh, MPd dan sejumlah alumni.

Penulis: Herly Umbas

 

News Feed