oleh

Sosok Senator SBANL di Mata P/KB GMIM Minahasa Selatan

Motoling Timur, Fajarmanado.com – Di tengah kesibukan sebagai anggota DPD RI/MPR RI, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP tetap meluangkan waktu beribadah bersama umat kristiani.

Senator SBANL, sapaan pria low profile yang dikenal sebagai Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM Periode 2014-2018 ini, kerap memanfaatkan kesempatan sehabis ibadah bersama itu mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI dan atau berbagi pengalaman atau “Sharing Pelayanan”.

Seperti halnya pada Minggu (25/7/2021) sore, Senator SBANL, yang juga dua periode Sekretaris Komisi P/KB Sinode GMIM ini, Beribadah dan Sharing Pelayanan Bersama Komisi P/KB GMIM dari 8 Jemaat se Wilayah Motoling Timur di Jemaat Kamang Tokin Baru, Kabupaten Minahasa Selatan.

Ibadah dipimpin Ketua BPMW Pdt Katrin Montolalu-Kordak, MTh itu, berlangsung khuyuk dan dihadiri puluhan jemaat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Di sela-sela sharing pelayanan, Ketua Komisi P/KB GMIM Wilayah Motoling Timur, Pnt Markus Marentek dan Sekretaris Steven Kusoy justru ikut membeber kefiguran Senator SBANL selama ini.

Baca Juga :  Senator SBANL Buka Pelatihan Perikanan di Kabupaten Kepulauan Sangihe

Sosok Penatua SBANL, Senator Indonesia dari daerah pemilihan Sulawesi Utara ini dinilai amat lekat dengan keluarga besar GMIM, organisasi gereja ke dua terbesar di tanah air ini.

“Pak Penatua Stefa atau yang kita kenal sekarang dengan Senator SBANL ini, amat sangat kental dengan warga jemaat, apalagi Bapak-Bapak Gereja,” kata Marentek.

Selama ini, meski sarat dengan kesibukan sebagai anggota DPD RI/MPR RI, Penatua Stefa sangat rajin dan senantiasa turun berbaur bersama masyarakat di lapangan, termasuk bertemu dengan  jemaat dan wilayah GMIM. Bahkan, dengan jemaat antar denominasi gereja maupun agama lain.

“Yang sangat membanggakan lagi, ketika sharing, Pak Penatua Stefa sangat akrab dengan banyak orang tanpa membedakan status sosial, etnis dan sub etnis, adat istiadat, apalagi warna warni politik,” papar Steven Kusoy.

Baca Juga :  Libatkan Pakar Hukum dan Politik, FGD Kelompok DPD MPR RI Sepakat Amandemen UUD 1945 dengan Catatan Kritis Ini

Dua periode menjadi Sekretaris dan satu periode sebagai Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM plus sebagai penggagas utama pembentukan dan pendirian Panji Yosua, kefiguran dan kepedulian Senator SBANL sudah sangat dikenal luas.

Menanggapi hal itu, Senator SBANL mengatakan, persekutuan gereja adalah wadah yang menyatukan perbedaan status sosial.

Melalui persekutuan gereja, katanya, program-program pemerintah akan lebih mudah diserap kemudian diteruskan kepada masyarakat.

Mengenai undangan yang khusus dialamatkan kepadanya, Senator SBANL mengaku sangat banyak setiap pekan namun dengan jadwal kegiatan yang bersamaan.

“Untuk itu saya mohon maaf kepada para pihak yang undangan mereka tidak atau belum bisa saya penuhi. Itu karena agenda saya sudah terisi,” komentar Senator SBANL.

Penulis: Herly Umbas

 

News Feed