oleh

Astaga! Banyak Warga Abaikan Protap Covid di Kawangkoan

Kawangkoan, Fajarmanado.comDi masa meningkatnya kasus positif Covid 19 dalam beberapa pekan terakhir, ternyata banyak warga yang mulai mengabaikan protokol tetap (protap) kesehatan di Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pantauan Fajarmanado.com, sejak awal bulan Juli 2021 ini, tak sedikit warga yang bersiliweran, baik pejalan kaki maupun pemotor dan pembonceng serta pengendara dan penumpang mobil pribadi maupun mobil umum yang terpantau tidak lagi memakai masker.

Bahkan ada warga yang bersikukuh menolak menggunakan masker saat berdialog dengan Fajarmanado.com.

Jemmy, pria yang berprofesi makelar kendaraan bermotor (ranmor) ini menegaskan bahwa kabar masif penyebaran atau pandemi Covid 19 relarif dilatari bisnis.

“Kita berserah saja pada Tuhan. Buktinya, sampai sekarang saya sehat-sehat walaupun tak pakai masker,” kilahnya, baru-baru ini.

Namun ketika tim gugus tugas Covid 19 Kawangkoan melakukan razia pada Selasa (6/7/2021), Jemmy yang kebetulan berada dalam rumah kopi dan mie Toronata, langsung ngumpet.

Baca Juga :  Camat Kawangkoan, Eightmi: Ayo Vaksin dan Tak Jenuh Terapkan Protap

Mengetahui ada razia protokol kesehatan (Protap) Covid 19, yang dipimpin Camat Kawangkoan Eightmi Johanna Moniung, SH bersama Kapolsek Iptu Stanly Korua, Jemmy buru-buru beranjak dan bersembunyi di bagian dapur rumah kopi dan mie di kawasan pusat Kota Kawangkoan itu.

“Di dapur dia, cari-cari masker,” komentar Winly Tamburian sambil tertawa. “Tako jo kote, stel melawan (beragumen) sewaktu saya tegur,” timpal Julius Palar, salahsatu kepala lingkungan di Kelurahan Sendangan Tengah ini.

Selama razia yang melibatkan sejumlah anggota Polsek dan pegawai Kantor Camat Kawangkoan, tak sedikit warga yang kedapatan tidak memakai, bahkan membawa masker.

Saat ditanya, berbagai argumen pun terlontar. Ada yang mengaku lupa, ada pula yang berdalih karena terburu-buru.

Baca Juga :  Hukum Tua Desa Tombasian Atas Imbau Masyarakat, Pengucapan Syukur Sesuai Protap

Mendapat pembinaan, para pelanggar diwajibkan memakai masker sebelum beranjak. Ada yang membeli di apotik terdekat, ada juga yang mendapat masker gratis dari tim gugus tugas.

Selain para pelanggar protap, tim juga menyambangi para pemilik usaha untuk tidak melayani konsumen yang datang tidak mengenakan masker, senantiasa menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan menutup usaha paling lambat pada pukul 21.00 Wita atau jam 9 malam.

Baik Camat Eightmi maupun Kapolsek Stanly mengatakan keprihatinan atas kendornya masyarakat menerapkan protap Covid 19.

“Makanya, saya menghimbau agar semua pihak jangan abai dan harus saling mengingatkan supaya kita semua bisa terhindar dari paparan Covid 19, apalagi saat ini sudah ada varian baru yang sangat cepat penularannya,” paparnya.

Penulis: Maxi Heru

 

News Feed