oleh

Babinsa Kodim 1504 Ambon Bangun Posko PPKM Mikro

Ambon, Fajarmanado.com – Jajaran Kodim 1504 Ambon terus melakukan aksi nyata membantu menekan laju pertambahan pasien positif Covid 19.

Tak hanya di tingkat Kodim, sebagai ujung tombak, Babinsa pun senantiasa berperan aktif. Bahkan, rela membangun Posko PPKM Mikro.

Lihat saja apa yang dilakukan Sertu R. Daud. Babinsa Karpan, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini membuat Posko PPKM Mikro.

Posko PPKM Mikro tersebut dibangun berkoordinasi dengan Babinkamtibmas dan perangkat Kelurahan Karpan, Kamis (3/6/2021)

Sertu R. Daud mengatakan bahwa posko dibuat untuk mengkoordinir ketepatan masyarakat dalam mengantisipasi dan menerapkan prokes Covid-19 secara berkala.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang sedang  bepergian dan melakukan aktivitas di luar dapat diingatkan untuk selalu menggunakan masker dalam rangka memutus mata Rantai Pandemi Virus Covid 19 serta tetap menjaga Stamina dan imun tubuh.

Baca Juga :  Dialog Publik Kasus Asusila Polda Maluku, Pakar Psikologi Beber Modus Pelaku

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro ini, Sertu R. Daud mengungkapkan, merupakan sarana yang tepat dan efisien untuk memutus mata rantai Covid 19 di wilayah binaan.

Selain pembuatan Posko PPKM Mikro ini, Babinsa tampak terus konsisten menghimbau dan berikan edukasi kepada warga dalam penerapan protokol kesehatan di lingkup keluarga atau Rukun Tetangga, agar selalu mentaati protokol kesehatan seperti, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi aktifitas diluar rumah.

“Saya tidak segan-segan menegur warga binaan yang tidak mentaati prokes tersebut,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut senantiasa mengacu pada Instruksi Komando Atas, dalam hal ini TNI AD dalam Pemberlakuan PPKM Skala Mikro untuk diimplementasikan di lapangan berupa pembentukan Posko tingkat RT/RW.

Baca Juga :  Prosesi Adat Sambut Kunker Pangdam Jeffry di Pulau Seram

“Terpenting dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan yakni perlunya konsistensi, kedepan keluar masuk orang harus ditetapkan protokol kesehatan yang ketat yakni berupa 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan dan menjaga jarak), kemudian juga melaksanakan 3T (Tracking Testing dan Treatment) serta Vaksinasi tentunya,” ucapnya.

“Perlu adanya kerja sama yang baik, komitmen dan konsistensi kita dalam menjalankan protokol kesehatan, saya ucapkan terimakasih ke aparat Kelurahan dan Babinkamtibmas dalam memdukung Program Komando Atas tersebut, sehingga kedepan pandemi covid 19 dapat di atasi, dan saya bersyukur Kota Ambon saat ini masuk dalam zona orange (resiko sedang),” sambung Sertu Daud.

Penulis: Katie Mailoa

 

News Feed