oleh

Minahasa Bersiap Terapkan PPKM Mikro Covid 19

Tondano, Fajarmanado.com – Meski Provinsi Sulawesi Utara belum masuk dalam tujuh provinsi yang mulai menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro, namun Satgas Covid 19 Kabupaten Minahasa, kini mulai mempersiapkan diri.

Faktanya, Selasa (9/2/2021), pagi tadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Fokopimda dan stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penanganan Covid 19 di Aula Maesa, Mapolres Minahasa, Jalan Manguni Tondano.

Rakorev dipimpin Asisten Satu Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa, Dr. Denny Mangala, MSi dan Kapolres AKBP Henzly Moningkey, SIK, MSi.

AKBP Henzly Moningkey, SIK, MSi

Rapat yang berlangsung hampir dua jam mulai pukul 09.45 Wita tersebut, ikut dihadiri Dandim 1302 Minahasa, Letkol Inf. Herbert Andi Amino Sinaga MSi, Wakapolres  Kompol Achmad Sutrisno SE, Kabag Ops Kompol Sumidi SSos, Kadis Kesehatan dr. Maya Rambitan MKes, Dirut RSUP Dr.Sam Ratulangi Tondano, para PJU Polres Minahasa, Kasat dan Kapolsek jajaran, dan para Danramil se wilayah Kodim 1302 Minahasa.

Rapat membahas tentang evaluasi dan analisa perkembangan kasus covid 19, berikut langkah-langkah yang bakal dilakukan, termasuk kemungkinan penerapan PPKM berbasis mikro di daerah berjuluk Toar Lumimuut ini.

Asisten Satu, Denny Mangala mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut, Pemkab, Polres dan Kodim 1302 Minahasa bersama Satgas Covid 19 telah membicarakan kemungkinan langkah-langkah yang segera ditempuh dalam menjabarkan dan menerapkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM berbasis Mikro.

Meskipun Provinsi Sulut, termasuk Kabupaten Minahasa belum masuk dalam tujuh provinsi yang mulai menerapkan PPKM berbasis Mikro untuk mengendalikan dan menekan penularan virus corona, tapi segera akan mensosialisasikannya kepada masyarakat.

“Kalau bukan mulai sekarang, kapan lagi. Kan, akan lebih baik kita mulai lebih cepat walaupun masih sebatas himbauan dan arahan, belum melakukan penindakan,” katanya kepada wartawan seusai rapat.

Kapolres Henzly juga mengungkapkan hal senada. Katanya, semua jajarannya sudah diinstruksikan untuk semakin masif turun lapangan mengkampanyekan penerapan PPKM berbasis Mikro kepada masyarakat bersamaan dengan operasi justisi.

PPKM berbasis Mikro akan membatasi aktivitas masyarakat setiap hari hanya sampai pukul 20.00 Wita. Begitu pun dengan kegiatan sosial masyarakat yang mengumpulkan massa, juga ikut dibatasi jumlahnya.

Penulis: Jefry Uno

Editor : Herly Umbas

 

News Feed