oleh

Hebat..! Maluku Ekspor 15 Ton Ikan Tuna Fresh ke Jepang Via Manado

Ambon, Fajarmanado.com – Gubernur Maluku, Murad Ismail melakukan terobosan jitu dalam memasarkan hasil perikanan lautnya ke pasar global.

Faktanya, Rabu (6/1/2020), Gubernur Murad Ismail melepas ekspor 15 ton Ikan Tuna fresh ke Jepang.

Pelepasan ditandai pemasangan Label Bea Cukai dan Penyerahan Dokumen oleh Gubernur kepada perusahan eksportir, PT. Peduli Laut Maluku.

Ekspot menggunakan pesawat Kargo Garuda Indonesia Citilink PK-GGC, yang terbang dari Bandara Internasional Pattimura Ambon menuju Bandara Internasional Narita Jepang via Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara.

Pelepasan yang berlangsung di Terminal Kargo, Bandara Internasional Pattimura Ambon iru, dihadiri Sekprov Maluku Kasrul Selang, Kadis Perindag Elvis Pattiselano, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Abdul Haris.

Juga, Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Maluku Ismail Usemahu, Karo Humas dan Protokol Melky Lohy, Tim Percepatan Ekspor Maluku, Kadin Maluku, Pimpinan PT. Peduli Laut Maluku, Para Pelaku Usaha Sektor Perikanan dan Pimpinan Instansi Vertikal BUMN/D terkait.

Gubernur Murad Ismail mengatakan, ekspor dan investasi adalah kunci penting kemajuan ekonomi. Sebab, dengan ekonomi yang tumbuh dapat menekan kesenjangan dan kemiskinan.

Baca Juga :  Tiba di Ambon, KASAL Yudo Margono Dijemput Gubernur dan Forkopinda Maluku

Dikatakan, dinamika ekonomi dunia yang terus berubah dan menimbulkan berbagai dampak bagi sejumlah negara termasuk Indonesia dan Maluku, secara khusus memaksa partisipasi setiap daerah memperluas wilayah pasar sebagai solusi mengatasi dampak resesi global, agar mampu bertahan di kancah perdagangan internasional.

“Atas dasar ini, Pemda Maluku telah mempersiapkan langkah dan strategi baru yang disebut Diversifikasi Pasar dan Produk. Melalui strategi ini, pasar tujuan ekspor kini beralih ke sejumlah negara yang menyatakan potensi pasar yang cukup signifikan untuk dieksplorasi,” katanya.

Mengenai hal ini, lanjut Gubernur, Garuda Indonesia menemui dirinya beberapa waktu lalu mendiskusikan beberapa hal penting.

Atas dasar pembicaraan itulah maka Garuda Indonesia Timur menindaklanjuti dengan mengoperasikan penerbangan kargo khusus dari Ambon ke Narita Jepang via Manado Sulawesi Utara.

Hal ini, katanya, merupakan kesempatan baik untuk dimanfaatkan eksportir Maluku yang ingin melakukan ekspor ke Jepang.

Dengan adanya kargo khusus, waktu tempuh lebih cepat sehingga kualitas komoditi ekspor yang tiba di Narita diyakini masih lebih baik dan segar.

“Tindak lanjut dari pertemuan tersebut, maka pada hari yang berbahagia ini kita semua hadir untuk menyaksikan dan melakukan ekspor Tuna Fresh untuk pertama kali dari Ambon ke Jepang, melalui Manado yang dilakukan PT. Peduli Laut Maluku sebanyak 15 ton, menggunakan pesawat kargo khusus Garuda Indonesia,” paparnya.

Baca Juga :  Temui Irjen Refdi, Laksma Retiono Sebut Guspurla Koarmada III Siap Kerjasama dengan Polda Maluku

Menurut Gubernur, peluang ekspor saat ini terbuka lebar. Namun pelaksanaannya memerlukan sinergi apalagi kondisi global yang masih dilanda pandemi Covid 19.

Murad Ismail berpesan kepada eksportir, bahwa di tengah pandemi ini masih ada peluang untuk meningkatkan ekspor, selama jeli menemukan peluang dan inovasi baru.

Gubernur berjanji akan terus mendorong pengembangan sektor Kelautan dan Perikanan di Maluku, sehingga hasil laut benar-benar menjadi komoditas unggulan ekspor yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semoga ekspor ini terus berkelanjutan dan dapat diikuti eksportir lainnya di Maluku. Saya apresiasi PT. Peduli Laut Maluku dan seluruh pihak yang telah bekerjasama atas peran sertanya, dalam peningkatan ekspor Maluku. Semoga dapat membawa hasil yang menggembirakan di masa yang akan datang,” tutur Gubernur Murad Ismail.

Penulis: Katie Mailoa

Editor : Herly Umbas

News Feed