oleh

Polresta Ambon Tangani 1.882 Kasus Sepanjang 2020

Ambon, Fajarmanado.com – Beragam kasus kejahatan masih mewarnai wilayah hukum Polresta Ambon dan Pulau Pulau Lease sepanjang tahun 2020. Total berjumlah 1.822 kasus.

“Tapi, bila dibanding tahun 2019, di tahun ini mengalami penurunan,” kata Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang di Ambon, Jumat (1/1/2023).

Memberi keterangan pers melalui Kabag Ops, Kompol Syahrul, Kapolres Leo Surya memaparkan data kejahatan yang terjadi sepanjang tahun 2020.

Ada tiga satuan kerja di jajaran Polresta Ambon yang banyak menangani kasus kejahatan selama ini. Yaitu Reserse Kriminal (Reskrim), Reserse Narkoba (Resnarkoba) dan Lalu Lintas.

Selang tahun 2020, telah terjadi total sebanyak 1.882 kasus kejahatan yang ditangani Polresta Ambon dan PP Lease. 1.099 diantaranya berhasil diselesaikan.

Baca Juga :  Buka Festival Pangan Lokal B2SA Maluku, Widya Beber Manfaat Kearifannya

Ribuan kasus yang terjadi tersebut hanya ada tiga jenis. Yaitu penganiayaan, pencurian dan perlindungan anak.

“Crime (kejahatan) index tahun 2020 yaitu kasus penganiayaan terdapat 442 kasus, pencurian 311 dan perlindungan anak 213 kasus,” kata Syahrul dalam siaran persnya yang diterima wartawan.

Di banding tahun 2019, lanjutnya, kasus kejahatan tersebut mengalami penurunan. Penganiayaan turun sebesar 21 persen, pencurian 49 persen, dan perlindungan anak 58 persen.

“Kalau tahun 2019 kasus pencurian terdapat 612 kasus, penganiayaan 533 dan perlindungan anak 510 kasus,” jelasnya.

Begitu pun kejahatan narkoba, juga mengalami penurunan. Tahun 2019 terungkap 48 kasus, sementara tahun ini hanya 40 kasus, yang 38 di antaranya berhasil diselesaikan atau tahap II. Sementara sisanya masih dalam tahap I.

Baca Juga :  992 Mahasiswa Politeknik Negeri Ambon Ikut PPKMB 2021

“Kalau miras ilegal (sopi) yang disita sebanyak 11.017 liter. Yang sudah dimusnahkan lebih dulu 10.817 liter. Sedangkan sisanya, 200 liter dimusanhkan di Lapangan Tahapary Kamis (31/12/2020) kemarin,” jelasnya.

Mengenai kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2020, menurut Syahrul, juga mengalami penurunan dibanding 2019 lalu. Begitu pula dengan pelanggaran lalu lintas yang terjadi.

“Tahun 2019 kecelakaan 84, tahun 2020 sebanyak 63. Kalau pelanggaran yang terjadi 12.340 di tahun 2019. Sementara tahun ini hanya 3.093,” ujarnya.

Penulis: Katie Mailoa

Foto: Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri (kanan) dan Gubernur Maluku Murad Ismail (tengah) tampak siram Sopi di Lapangan Letkol CHR Tahapary, Kota Ambon, Kamis (31/12/2020

News Feed