oleh

Ratusan Liter Miras Tradisional Kembali Diamankan di Malteng

Masohi, Fajarmanado.com – Genderang perang terhadap peredaran minuman keras (miras) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) terus ditabuh jajaran Polres Maluku Tengah (Malteng).

Menyusul 151,5 liter sopi di wilayah Polsek Banda, kini giliran sekira 200 liter miras tradisional itu yang disita dan diamankan di wilayah hukum Polres Malteng.

Ke-200 liter miras sopi yang juga dikemas dalam kantong plastik bening dan jeregen itu diamankan di lokasi berbeda oleh personil Polsek Waipia dan Polsek Teluk Elpaputih.

Kapolres Malteng, AKBP Rositah Umasugi mengatakan, sekitar 200 liter sopi, miras ilegal tersebut diamankan dua polsek jajarannya dalam sehari, Jumat (18/12/2020).

“Sekitar pukul 09.00 WIT hinggal 11.00 WIT, personil Polsek Waipia, yang dipimpin Kapolsek melakukan razia terhadap peredaran Miras di wilayah hukum Polsek tersebut. Hasilnya, mereka mengamankan 145 liter miras,” jelasnya.

Selanjutnya,sekitar pukul 16.30 WIT personil Polsek Teluk Elpaputih, yang dipimpin Kanit Sabhara juga melaksanakan razia miras.

Baca Juga :  Pangdam Jeffry Terima 18 Senjata Rakitan, 1 Magazin dan 16 Peluru

“Hasilnya mereka mengamankan 55 liter miras, “jelas Kapolsek kepada wartawan di Mapolres Malteng, Masohi, Jumat (18/12/2020) malam.

Menurutnya, ratusan liter miras itu dikemas dalam kantong plastik bening dan jerigen untuk diedarkan kepada masyarakat.

“Para pemilik miras-miras ini sengaja untuk menyimpang dalam kantong plastik bening dan jerigen, dan selanjutnya dijual atau diedarkan kepada masyarakat yang ingin membeli dan mengkomsumsinya,” kata Kapolres.

Wanita dengan dua melati dipundaknya ini mengungkapkan, razia miras itu merupakan bagian dari kegiatan rutin jajarannya untuk menciptakan situasi dan kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Malteng.

“Kita tahu sendiri bahwa aksi kriminal maupun konflik sosial bahkan gangguan stablitas keamanan di Maluku, khususnya Malteng, akibat miras. Olehnya itu untuk menciptakan kondisi keamanan yang lebih kondusif maka kita melakukan operasi salah satunya dengan merazia miras,” papar mantan Kasat Lantas ini.

Baca Juga :  Sekprov Kasrul Tepis Kabar Miring Proyek Penataan Kawasan dan Rehab Islamic Centre

Orang nomor satu di Polres Malteng ini mengatakan, para pemilik dari ratusan liter miras itu telah diberikan peringatan dan himbauan untuk tidak lagi memiliki, menyimpan maupun mengedarkan miras.

“Kita himbau dan beri peringatan, jika kedepan mereka ditemukan lagi menyimpan, dan mengedarkan miras maka ada sanksi hukumnya. Yang kita lakukan ini untuk kebaikan kita bersama,” tandas Umasugi.

Wanita berhijab ini juga menghimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan diwilayah hukum Polres Malteng, terutama saat perayaan Natal dan Tahun nanti.

“Dan yang paling terpenting juga jangan lupa kita mentaati aturan protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan memperhatikan 4 M, yakni memakai masker, saat berada diluar rumah. Mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak minimal 1 meter antara satu dengan yang lain, dan menghindari kerumunan,” jelas Kapolres. Rositah Umasugi.

Penulis: Katie Mailoa

 

News Feed