oleh

Pantau Pergerakan Orang, Brimob Maluku Back Up Pengamanan Pada pos Sekat Desa Waitatiri

Ambon, Fajarmanado.com – Personil Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku memback-up pengamanan pada pos sekat perbatasan masuk keluar Kota Ambon di Desa Waitatiri, Rabu (11/11/2020).

Tak kurang 11 personil gabungan terpantau siaga di pos tersebut, yang terdiri dari, masing-masing dua personil 733 Raider, Samapta, Satpol PP dan Satuan Brimob, satu personil BNPB, tiga personil Dinas Kesehatan dan dua personil lainnya dari Dinas Perhubungan.

Wakil Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor menjelaskan bahwa kegiatan ini tak lain untuk memantau pergerakan pergerakan masyarakat yang keluar masuk Kota Ambon dalam rangka mencegah penularan Covid 19.

Oleh karena itu, personil Kompi 4 juga melaksanakan kegiatan membantu pelaksanaan pemeriksaan suhu tubuh bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke dalam kota Ambon, menghimbau pengendara R2/R4 agar selalu menggunakan masker.

Baca Juga :  Polres Malteng Himbau Warga Jangan Terprovokasi Kondisi Jakarta

“Kepada sopir angkot diminta agar tiap saat mengingatkan penumpangnya untuk memakai masker dan jaga jarak serta memuat penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas angkut,” ujarnya.

Selain itu, para personil gabungan tersebut juga tak luput menghimbau kepada para tukang ojek yang lagi mangkal di sekitar Pos Pam agar menggunakan masker dan selalu menjaga jarak.

Sementara para pengguna jalan yang tidak memakai masker, tak henti pula diingatkan untuk menggunakan masker.

Para petugas tampak ketat melakukan pemeriksaan, termasuk terhadap kendaraan angkutan penumpang umum.

Tak ayak, banyak kendaraan yang memiliki kapasitas 12 seats, ditertibkan dan hanya diperbolehkan mengangkut enam penumpang, sekaligus mengarahkan jarak duduk minimal 1 meter.

Baca Juga :  Razia Protap Kesehatan, Satlantas Polres Malteng Bagikan 25 Masker dan Tegur 10 Pelanggar

Selain itu, setiap kendaraan bermotor (ranmor) yang melintas disemprot dengan disinfektan.

Bripka Rico Teuw sebagai Dantim pengamanan mengatakan, berbagai upaya untuk memutus mata rantai Covid 19 senantiasa terus dilakukan tim pengamanan.

“Segala upaya akan kami maksimalkan untuk mensukseskan PSBB Masa Transisi. Karena sampai saat ini masih banyak masyarakat yang ditemui tidak melengkapi dokumen yang merupakan syarat untuk melakukan perjalanan,” ungkapnya.

“Olehnya itu himbauan dan sosialisasipun masih gencar dilakukan oleh personil kami agar masyarakat dapat memahami kelengkapan dokumen apa saja yang mereka butuhkan dan yang harus mereka lengkapi karena jika tidak lengkap akan kami beri sanksi” sambung Bripka Rico Teuw.

Penulis: Kate Mailoa

News Feed