oleh

PILKADA TOMOHON: Bawaslu Dituding Kerja Setengah Hati, Gegara Ini

Tomohon, Fajarmanado.com – Sejumlah pihak menuding Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tomohon bekerja setengah hati.

Fungsi Bawaslu dinilai tidak maksimal dalam penegakan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 di Kota Tomohon.

“Pada prinsipnya, seharusnya Bawaslu Tomohon bertindak tegas terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang secara liar, terutama pada fasilitas publik seperti tiang listrik, tiang telepon maupun tiang lampu, termasuk jembatan dan lainnya,” ujar Pemerhati Pilkada Serentak, Jack Budiman SH kepada wartawan di pusat Kota Tomohon, Rabu, (7/10/2020).

Baca Juga :  Nilai GSVL Berhasil Pimpin Kota Manado, Bu Winsu Sebut Berdampak Positif Bagi JPAR-AiM

Dijelaskan pula selain terjadinya pelanggaran terhadap pemasangan APK, juga soal pelanggaran estetika yang merusak wajah kota maupun permukiman penduduk.

“Tidak tegasnya Bawaslu Tomohon bisa menimbulkan efek negatif bagi kondisi masyatakat. Masyarakat secara individu ataupun kelompok, bisa melaporkan kinerja Bawaslu Tomohon pada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” jelas Budiman.

Penulis: Jerry Michael

Baca Juga :  Tembus 40,5 Persen, Elektabilitas JPAR-AiM Kian Mustahil Dikejar

News Feed