oleh

Melalui MS dan SBANL, MPR RI Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Jelang Pilkada 2020

Jambi, Fajarmanado.com – Dua Anggota MPR RI H. M. Syukur, SH, MH (MS) dan Ir. Stefanus BAN Liow, MAP (SBANL) menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode Pagelaran Seni Budaya Campur Sari di halaman Balai Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi Minggu sore (20/9/2020).

Ikut hadir pada acara tersebut, Kepala Biro Administrasi dan Pengawasan Setjen MPR RI Drs. Maifrizal M.Si, Kabag Akuntansi dan Verifikasi Setjen MPR Muhamad Jaya, Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro SE, Ketua DPRD Muaro Jambi Yuli Setyo Bhakti, Camat Sungai Bahar Hartono SE, Kepala Desa Mekar Sari Makmur Budiyono, serta para Kepala Desa se Kecamatan Sungai Bahar.

Dalam sambutannya, M. Syukur mengingatkan, bangsa Indonesia memiliki berbagai jenis seni budaya yang sangat banyak. Salah satu kelebihan seni budaya milik bangsa Indonesia tidak hanya menghibur tapi juga memiliki nilai estetika dan tuntunan.

“Karena itu seluruh kekayaan seni budaya Indonesia harus senantiasa dijaga dan dilestarikan,” kata MS, legislator Dapil Provinsi Jambi ini.

Baca Juga :  PILKADA TOMOHON: Bawaslu Dituding Kerja Setengah Hati, Gegara Ini

Menurut MS, Menjaga dan mempertahankan seni budaya, bisa juga berfungsi untuk meminimalisir risiko negatif dari nilai-nilai asing yang terus masuk dan memberikan pengaruh pada generasi muda.

“Apalagi, saat ini semakin banyak paham-paham dari luar yang tidak sesuai dengan Pancasila, masuk ke Indonesia tanpa melalui saringan apapun,” sambung pria yang juga Anggota Badan Anggaran MPR RI itu.

Provinsi Jambi, kata Syukur, adalah provinsi yang menjadi miniatur bangsa Indonesia, sebab di Jambi terdapat hampir seluruh suku bangsa yang hidup di tanah air.

Karena itu, lanjut dia, masyarakat Jambi harus pandai-pandai menjaga persatuan dan kesatuan, jangan sampai mengusik kerukunan, yang sudah terjalin selama ini.

Sementara itu, Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, SBANL memaparkan, sebentar lagi akan dihelat pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.

Pesta demokrasi Pilkada ini, berpotensi rawan menimbulkan perpecahan terhadap keragaman seni budaya, adat istiadat, suku bangsa dan agama.

Karena itulah, lanjut dia, seluruh komponen masyarakat harus terlibat aktif dalam upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan, merawat kebersamaan, kebersamaan, kerukunan dan kedamaian.

Baca Juga :  Bantah Berita Beredar, E2L Tegaskan Tetap Mendukung JPAR-AiM

Stefa, sapaan senator perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) ini mengingatkan supaya jangan sampai perlehatan Pilkada malah merusak keberagaman, hanya karena terjebak pada kepentingan sesaat.

“Mari kita terapkan Pancasila dalam kehidupan sehari hari. Seperti yang selama ini diserukan oleh MPR RI, agar seluruh rakyat Indonesia mengamalkan Pancasila, dimulai dari hal-hal yang paling dekat. Misalnya, menjalankan ajaran agamanya secara baik dan penuh tanggung jawab. Serta menghormati umat agama lain melaksanakan ibadahnya,” kata Stefa.

Sebelumnya, Kepala Biro Administrasi dan Pengawasan Setjen MPR RI, Drs. Maifrizal MSi, menyambut gembira digelarnya acara seni budaya di provinsi Jambi.

Ia berharap acara tersebut bisa menjadi ajang pertemuan, silaturrakhim dan memperat persatuan kesatuan diantara kelompok masyarakat.

“Jambi ini dihuni oleh berbagai suku bangsa yang hidup di Indonesia. Semakin sering ada pertemuan diantara masyarakatnya, semakin besar rasa persatuan yang bisa dibangun. Dan itu bisa mempersempit potensi perpecahan yang bisa muncul karena keberagaman kita,” kata Maifrizal.

Penulis: Jerry Michael

News Feed