oleh

Wartawan Dibunuh dan Situs Tempo Diretas Memantik Demo Damai di Minahasa

Tondano, Fajarmanado.com – Tragedi pembunuhan wartawan di Mamuju, Sulawesi Barat dan peretasan situs Tempo.co memantik aksi demo damai komunitas wartawan di daerah-daerah. Tak terkecuali di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Demo damai puluhan wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi profesi melakukan orasi dan long march di Tondano.

Orasi berlangsung di dua titik. Bundaran Tugu Maesa, pusat Kota Tondano dan di Mapolres Minahasa.

Tiga orator tampil membacakan tuntutan. Ketua PWI minahasa, Christian Tangkere, Ketua Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM), Jefry Uno dan Pers Minahasa (Persmin), kelly Korengkeng.

Mereka senada mendesak jajaran kepolisian menseriusi dan secepatnya mengungkap kasus pembunuhan Demas Leira, wartawan media online Kabar Daerah.com.

Demas ditemukan meninggal dunia di Mamuju dengan luka tusukan di bawah ketiak dan dada pada 19 Agustus 2020 lalu.

Selain itu, pihak kepolisian juga diminta untuk menguak kasus peretasan situs Tempo.co, yang hingga saat ini disebut-sebut belum juga ditangani serius oleh aparat penegak hukum.

“Kami meminta penegak hukum, dalam hal ini kepolisian negara untuk secara profesional menindak lanjuti ke dua kasus tersebut,” tandas Uno.

Setelah di bundaran Tugu Maesa Tondano, puluhan wartawan melakukan long march sambil menenteng berbagai poster menuju Mapolres Minahasa dan melakukan pula orasi.

Massa aksi solidaritas wartawan dan media pemberitaan tersebut diterima Kabag Ops Kompol Sumidi SSos, Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH, SIK dan Kabag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu SH.

Penulis: Herly Umbas

News Feed