oleh

Kado HUT Proklamasi, BLT Rp.2,4 Juta Karyawan Swasta Cair Agustus Ini, Begini Cara Mengeceknya

Jakarta, Fajarmanado.com –Perhatian pemerintahan Presiden Joko Widodo terhadap warga negara yang terdampak Pandemi Covid 19 dipastikan ikut menyasar karyawan swasta.

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, karyawan swasta dengan gaji bulanan di bawah Rp.5 juta akan mendapat subsidi di tengah pandemi berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp.600 per bulan selama empat bulan, September-Desember 2020.

Subsidi bernilai total Rp.2,4 juta ini, hanya akan diberikan kepada pegawai swasta dengan gaji di bawah Rp.5 juta per bulan yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Budi Gunadi mengungkapkan, subsidi gaji bakal disalurkan dalam 2 tahap di kuartal III dan kuartal IV 2020.

Artinya pegawai yang sesuai kriteria akan menerima sekitar Rp 1,2 juta selama 2 kali.

“Ini sudah dalam proses, disalurkan dalam 2 tahap, dalam 4 bulan. Di kuartal III dan IV (dengan) sekali (penyaluran) Rp 1,2 juta,” kata Budi dalam diskusi Optimis Bangkit dari Pandemi: Kesehatan Pulih, Ekonomi Pulih secara daring, Sabtu (15/8/2020).

Dia menuturkan, bantuan subsidi upah ini ditujukan kepada pekerja yang dirumahkan dan terkena pemotongan gaji oleh perusahaan.

Subsidi ini bakal disalurkan mulai Agustus 2020. “Ini harus diluncurkan di bulan Agustus sebagai hadiah 75 tahun Indonesia ,” ucapnya, dikutip Fajarmanado.com dari laman TribuneKaltim.com, Minggu (16/8/2020).

Pemerintah memutuskan untuk menaikkan jumlah penerima manfaat program bantuan subsidi gaji dari 13,8 juta pekerja menjadi 15,7 pekerja dengan total anggaran Rp 37,7 triliun.

Pemerintah berharap bantuan subsidi upah ini melengkapi semua bantuan sosial yang sudah diberikan pemerintah sebelumnya, seperti bantuan Program Keluarga Harapan, Kartu Sembako, BST, BLT Dana Desa dan bantuan Kartu PraKerja bagi karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Sebelum bantuan subsidi gaji karyawan ini, berbagai bansos yang diberikan pemerintah telah menyasar 29 juta kepala keluarga atau 120 juta orang.

Cara Mengecek

Lantaran pengiriman bantuan melalui rekening maka pihak perusahaan maupun karyawan swasta diharapkan menyampaikan data nomor rekening yang dimaksud.

Berikut cara mengecek kepesertaan BPJS Ketenagarkerjaan atau BPJAMSOSTEK:

Dikutip dari laman BP Jamsostek, ada beberapa cara untuk memeriksa status kepesertaan BPJAMSOSTEK:

Via SMS

Peserta dapat mengirim pesan SMS ke nomor 2757.

Ketik
Daftar(spasi)SALDO#NO_KTP#TGL_LAHIR(DD-MM-YYYY)#NO_PESERTA#EMAIL(bila ada), lalu kirim ke 2757

Setelah itu peserta dapat mengirim pesan dengan format SALDO (spasi) nomor peserta lalu kirim ke 2757.

Via Aplikasi BPJSTK Mobile

Pertama, unduh aplikasi BPJSTK Mobile secara gratis.

Aplikasi ini tersedia di Android, iOs, dan Blackberry.

Setelah itu peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu.

Registrasi berguna agar peserta mendapatkan PIN.

Setelah terdaftar dan bisa login maka peserta bisa langsung mengecek status kepersertaannya secara langsung.

Via Laman BPJAMSOSTEK

Buka laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/ untuk mengetahui status kepersertaan serta saldo JHT BPJAMSOSTEK.

Editor: Herly Umbas

News Feed