oleh

Dinilai Bisa Membawa Perubahan, VAP Tuai Dukungan Tokoh Nusa Utara

Manado.Fajarmanado.com- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 desember mendatang dukungan terhadap calon Gubernur Vonnie Anneke Panambunan (VAP) terus mengalir. Buktinya sejumlah tokoh masyarakat Nusa Utara secara terbuka menyatakan dukungan dan siap memenangkan VAP di Pilgub mendatang.

Hal ini disampaikan langsung tokoh Nusa Utara Drs. Nelson Sasauw. Minimnya alokasi APBD provinsi setiap tahun ke 3 daerah otonomi di Nusa Utara, menjadi salah satu variabel politik bahwa, keberpihakan pemerintah ke Nusa Utara masih sangat memprihatinkan. Makanya, hampir 50 tahun lebih Nusa Utara tetap menjadi salah satu daerah perbatasan yang kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Bukan hanya dari aspek pembangunan sarana infrastrukur, namun, dari aspek pemberdayaan SDM di jajaran pemprov, kadang-kala kita dipadang sebelah mata. Hampir setiap hari saya intens mendapat telpon dari saudara-saudara kita yang menitik karir di birokrat, yang merasakan ketidak-adilan ini,” beber Sasauw yang juga tokoh pendiri terbentuknya kabupaten Talaud ini.

Dirinya juga membeberkan, salah satu bukti fisik janji pemerintah yang tidak pernah terwujud di Nusa Utara adalah, pembangunan jalan lingkar Karakelang di Talaud.

Bukan hanya itu saja, lanjutan kerja sama Indonesia-Filipina dengan menghadirkan kapal super shuttle RoRo 12 milik maskapai Asian Transport Marine (ATM) yang tidak ada kelanjutannya sampai sekarang. Padahal, jauh sebelumnya kata Sasauw, kerja sama ini sudah diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada 30 April 2017 lalu.

Semestinya jika pemerintah, kerja sama ini mampu menghidupkan sektor ekonomi masyarakat Nusa Utara dari berbagai macam aspek pembangunan.

“Sudah saatnya kita sebagai warga Nusa Utara memilih pemimpin yang menyatakan kepeduliannya kepada warga Nusa Utara. Pemimpin yang konsisten dan komitmen, serta pemimpin yang memiliki konsep untuk pembangunan Nusa Utara selama 5 tahun kedepan,” ujar Sasauw.

Lanjut Sasauw, keterlambatan pembangunan infrastruktur di Nusa Utara sangat jelas dan bisa disaksikan dengan mata telanjang.

“Masih banyak saudara-saudara kita yang hidup di Marore, Miangas maupun pulau-pulau terluar lainnya yang tidak menikmati fasilitas air bersih, listrik, pusat pelayanan kesehatan maupun ketersedian sandang dan pangan. Jujur saya prihatin dengan keadaan ini. Sampai kapan kita akan bertahan dengan kondisi ini,” urai Sasauw polos.

Melihat kondisi ini dan sebagai anak daerah, maka dirinya bersama beberapa tokoh masyarakat Nusa Utara lainnya sepakat untuk membentuk Relawan Nusa Utara bersama Vonnie Anneke Panambunan (VAP) sebagai calon Gubernur Sulut periode 2021-2026 mendatang.

“Komitmen kita cuma satu, memberdayakan semua SDM warga Nusa Utara di Sulut untuk memenangkan VAP menjadi Gubernur Sulut dipilkada 09 Desember 2020 mendatang,” janji Sasauw penuh optimis.

Penulis : Joel Polutu

News Feed