Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Mangala Sebut Pembukaan Pasar Esa Waya Masih Dikaji

Mangala Sebut Pembukaan Pasar Esa Waya Masih Dikaji
Dr. Denny Mangala, MSi
Kawangkoan, Fajarmanado.com — Pembukaan kembali operasional Pasar Kawangkoan, Minahasa ternyata belum ada kepastian.

“Masih dikoordinasikan,” kata Asisten I Pemkab Minahasa, Dr. Denny Mangala, MSi, Selasa malam (30/6/2020).

Dihubungi Fajarmanado.com, Denny Mangala yang juga Koordinator Tim Gugus Tugas Vobid 19 Minahasa mengatakan, rapat yang digelar di Kantor Camat Kawangkoan sore tadi belum memutuskan kepastian pengoperasian Pasar Esa Waya Kawangkoan.

“Yang benar, baru melakukan pembersihan dan persiapan pembukaan. Kapan, masih kami koordinasikan (dengan gugus tugas Covid 19,” katanya.

Sesuai petunjuk pemerintah pusat, Mangala mengakui bahwa pembukaan setiap ruang publik, baik rumah ibadah maupun objek wisata dan pasar harus mendapat rekomendasi. Lebih dulu dari Tim Gugus Tugas Covid 19.

Baca Juga :  Sambut Operasional Pasar Esa Waya, 99 Pedagang Jalani Rapid Test

Apakah Pasar Esa Waya segera dioperasionalkan kembali pekan depan, Mangala mengaku tak bisa memastikan. “Masih dikoordinasikan,” katanya.

Soal keputusan rapat di Kantor Camat Kawangkoan, menurut dia, baru langkah persiapan. Mulai penataan,  pembersihan dan penyemprotan desinfektan.

“Tempo apa dibuka, bisa minggu depan atau dua minggu depan. Tunggu saja, masih dikoordinasikan,” tandasnya.

Sementara, penutupan Pasar Esa Waya Kawangkoan mulai 28 Mei 2020 oleh warga dinilai tidak efektif.

Pasalnya, pasca pasar ke tiga terbesar di Minahasa itu ditutup, muncul pasar baru di kompleks Kantor Camat Kawangkoan atau eks Bioskop Gembira Kawangkoan di Kelurahan Sendangan Tengah.

Kian memiriskan, di kawasan itu tak dilengkapi dengan tong air cuci tangan. Para pedagang pun sebagian besar tak memilik Surat Izin Menjual (SIM), layaknya pedagang di Pasar Esa Waya.

Baca Juga :  Perkebunan Makawembeng Sah Status Quo, Hukuman Menanti Penyerobot

Begitu pun para pembeli, tak lagi terkontrol. Layaknya di Pasar Esa Waya. Hanya orang dewasa dan yang menggunakan masker bisa masuk berbelanja.

Menanggapi hal ini, Asisten I, Denny Mangala berdalih bahwa kesan aktivitas jual beli di Pasar Esa Waya hanya terkesan pindah tidak tepat.

“Beda. Karena jumlah pedagang yang berjualan di sana sedikit, tidak sama dengan di Pasar Esa Waya,” kelitnya.

Yang pasti, ia menyebutkan bahwa operasional kembali Pasar Esa Waya di Kelurahan Uner Satu kini segera dipersiapkan. “Sementara dikoordinasikan,” paparnya.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Comments are closed.