oleh

Dipimpin Evangelian Sasingen, PMI dan Pemkab Sitaro Berbagi Masker dan Hand Sanitizer di Pasar Tagulandang

Tagulandang, Fajarmanado.com — Memasuki tahapan New Normal, Bupati Kepulauan Sitaro, Evangelian Sasingen terus membekali masyarakat dengan masker dan hand sanitizer.

Faktanya, Bupati Evangelian, yang juga Ketua PMI Sitaro, memimpin langsung pembagian 400 masker dan 100 hand sanitizer di Pasar Enam Enam Tagulandang.

Bersama Wakil Bupati, Drs. John H. Palansung, MSi dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Sitaro, Bupati Eva, sapaan akrabnya, membagi-bagikan masker dan hand sanitizer kepada warga yang ditemui.

Bukan hanya pedagang, pengunjung pasar, baik pembeli maupun pengendara Bentor (Becak Motor) dan tukang ojek juga kebagian alat pelindung mulut dan hidung, dan cairan pembersih tangan.

Bupati Evangelian dan Wakil Bupati John Palandung meninjau Rumah Singgah Covid 19 di BLK Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Sitaro, Rabu (24/6/2020)

Aksi sosial ini tak lain merupakan wujud kepedulian sosial kemanusiaan PMI Sitaro dalam membantu Pemkab mengantisipasi penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid 19 di wilayah Tagulandang. Khususnya, di area pasar yang rentan akan penyebaran virus corona.

Sambil membagikan masker dan hand sanitizer, Bupati Eva dan Wakil Bupati John Palandung bersama tim, tak henti-hentinya menghimbau kepada setiap warga yang ditemui akan pentingnya penggunaan masker di area umum, rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan juga senantiasa menjaga kesehatan.

Usai membagikan masker dan hand sanitizer, sekaligus mengecek harga sembako di Pasar Enam Enam, Bupati dan Wakil Bupati meninjau Rumah Singgah Pemerintah Daerah di Kelurahan Bahoi.

Dari hasil peninjauan, ada 15 pelaku perjalanan yang sementara menjalani masa karantina di Gedung Balai Latihan Kerja milik Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Sitaro tersebut.

Bupati Eva mengingatkan masyarakat agar senantiasa menaati dan menerapkan protokol kesehatan.

Meski Sitaro masuk Zona Hijau di tanah air, katanya, tidak berarti sudah aman dari ancaman pandemi virus corona. Untuk itulah, jangan jenuh-jenuh pakai masker apabila ke luar rumah, rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan senantiasa menghindar dari kerumunan orang.

“Kalau semua sudah siap, kehidupan kenormalan baru segera kita terapkan di Sitaro. Tahap awal yang kita persiapkan adalah aktivitas beribadah di rumah ibadah. Tentu harus memenuhi syarat-syarat yang sudah ditetapkan dan disebarluaskan sesuai surat edaran bupati,” jelasnya.

Penulis: Maxi Heru

News Feed