Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Hebat..! Kental Budaya Mapalus, Tompaso Memiliki Lapangan Rakyat

Hebat..! Kental Budaya Mapalus, Tompaso Memiliki Lapangan Rakyat
Stenly David Umboh, SSTP, MAP
Tompaso, Fajarmanado.com — Budaya Mapalus ternyata masih kental terawat di tengah kehidupan sosial masyarakat Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulut.

Faktanya, melaliu gerakkan Mapalus atau gotong royong, secara swadaya kini Kecamatan Tompaso memiliki lahan yang kini tengah ditata menjadi lapangan rakyat yang reprentatif.

“Pengadaan lapangan itu dilakukan melalui panitia yang diketuai Pak Camat Tompaso sekarang ini sejak beberapa tahun lalu,” kata Paulus MH Tuju, SE,  Pjb.Hukum Tua (Kumtua) Desa Talikuran, Kecamatan Tompaso kepada Fajarmanado.com, Senin (22/6/2020).

Beginilah penampakkan Lapangan Rakyat Tompaso yang sementara ditata, Senin (22/6/2020).

Camat Tompaso, Stenly David Umboh, SSTP, MAP tak menafikan kabar ini. “Oh.. (benar) waktu itu saya menjabat Sekcam di sini,” ujar putra Tompaso ini saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, siang tadi.

Alumni STPDN/IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat ini mengapresiasi sikap budaya Mapalus atau gotong royong Tou Tumompaso di kampung halaman, daerah maupun luar daerah.

“Dengan adanya kepedulian sosial yang tinggi dari putra putri Tompaso, pengadaan lahan untuk lapangan rakyat bisa terwujud sekarang ini,” ujarnya.

Lahan kering yang berada pas di belakang gedung GMIM Elim Tompaso di Desa Liba itu, terpantau tengah ditata. Ada beberapa unggukan tanah di kawasan itu.

Camat Stenly mengungkapkan, luasnya berukuran lebar 80 meter dan panjang 97 meter. “Besok, masyarakat akan turun kerja bakti melakukan perkataan tanah,” jelas pria yang selalu tampil familiar ini.

Seiring dengan penataan lahan, panitia tengah berupaya melobi bantuan dari pihak ke tiga, baik dari PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) Lahendong, yang tengah melakukan eksploitasi panas bumi di wilayah Tompaso maupun dari Pemerintah Provinsi Sulut dan Kemenpora.

“Kami masih membutuhkan biaya pengadaan tribune, penataan lapangan maupun pengadaan dan penanaman rumput,” ungkapnya.

Camat Stanly menargetkan bahwa lapangan rakyat Tompaso ini sudah bisa digunakan untuk upacara HUT Proklamasi RI, 17 Agustus 2020 mendatang.

“Apabila Minahasa sudah bisa menerapkan New Normal atau kenormalan kehidupan baru, upacara 17 Agustus nanti akan kita laksanakan di lapangan rakyat ini. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker dan disediakan tempat cuci tangan dan sabun,” jelas Camat Stenly.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Comments are closed.