oleh

Bertambah Tiga Pasien Corona Sembuh, Warga Tompaso Barat Bersorak

Tompaso Barat, Fajarmanado.com — Warga Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara bersorak. Pasalnya, tujuh dari 12 yang terkonfirmasi positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 atau Covid 19 telah dinyatakan sembuh.

Menyusul empat lainnya dalam sepekan terakhir, Rabu malam (17/6/2020) giliran tiga warga Tompaso Barat yang pulang rumah. Ke tiganya adalah penduduk Desa Tonsewer Selatan.

Tiba dengan mobil grab dari Rumah Sakit Siloam Pall Dua, Manado, tadi malam, dua wanita dan satu pria yang sembuh dari infeksi virus corona itu, disambut dengan acara khusus di depan Posko Covid 19 Desa Tonsewer Selatan.

Agak beda dengan kepulangan dua warga sekampung mereka, yang hanya disambut dengan sapaan dan lambaian tangan awal pekan ini, namun ke tiga warga ini langsung dikerubuti masyarakat sesaat setelah turun dari mobil sewaan.

“Tompaso Barat patut bersyukur. Sampai saat ini sudah tujuh orang yang dinyatakan sembuh dan bisa pulang menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah,” komentar Camat Tompaso Barat, Stefri Pandey, ST, MAP kepada Fajarmanado.com, Kamis (18/6/2020) pagi.

Baca Juga :  Brimob Polda Maluku 'Hujani' Kota Ambon dengan Cairan Disinfektan

Tompaso Barat sempat tercatat sebagai kecamatan yang warganya terbanyak terpapar virus corona. Mencapai 14 pasien. Namun, dua korban telah meninggal ketika masih berstatus PDP.

“Dengan pulangnya tiga pasien ini maka tinggal lima orang yang masih menjalani perawasan di rumah sakit,” kata Camat Stefri.

Dengan demikian, Tompaso Barat mengeloksi 14 warga positif Covid 19, dua di antaranya meninggal dunia, tujuh sembuh dan lima masih dalam perawatan. Ke limanya, tersebar di Desa Tompaso Dua Utara 2 orang, di Desa Tonsewer 1 orang dan 2 lainnya di Desa Tonsewer Selatan.

Camat Stefri mengakui bahwa masyarakat Desa Tonsewer dan Desa Tonsewer Selatan telah menggalang bantuan sosial bahan makanan pokok bagi korban selama menjalani isolasi mandiri. Di Desa Tompaso Dua Utara juga dibantu warga setempat.

“Untuk itu, saya harapkan agar semua yang diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah dapat bersabar menjalaninya. Kebutuhan hidup sehari-hari sudah disiapkan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Aktif Cegah Corona, Brimob Maluku Gencar Sosialisasikan Prokes dan Semprotkan Disinfektan

Meski demikian, Camat Stefri menghimbau masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta terus membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat dan jaga imun tubuh.

“Saya yakin, sepanjang kita membiasakan diri melakukan protap kesehatan, tidak perlu takut terpapar. Kita harus buang jauh-jauh stigma bahwa orang yang sudah sembuh dari corona masih akan menebar ancaman. Tidak lagi,” tandasnya.

Yang justru harus diantisipasi bersama adalah Orang Tanoa Gejala (OTG). Kasat mata kelihatan sehat, tapi sebenarnya sudah terpapar virus corona.

“Itulah maksudnya agar kita membiasakan diri menerapkan protap kesehatan. Karena kita tidak tahu, siapa saja yang sebenarnya sudah masuk kategori OTG ini,” jelas pria familiar ini ketika dihubungi melalui jaringan WhatUp.

Penulis: Herly Umbas

News Feed