oleh

Pasar Esawaya Tutup, Tondegesan Satu Buka Pasar Desa

Kawangkoan, Fajarmanado.com — Kebijakan penutupan operasional Pasar Esa Waya Kawangkoan, Minahasa mulai 1 Juni 2020 depan mendorong Pemerintah Desa (Pemdes) Tondegesan Satu membuka Pasar Desa.

“Akan kami bicarakan bersama BPD dan LPM teknis penataannya sebentar malam,” kata Hukum Tua (Kumtua) Desa Tondegesan Satu, Yandra Kalengkongan kepada Fajarmanado.com, Jumat (29/5/2020) siang tadi.

Mendengar operasional Pasar Esawaya Kawangkoan akan mulai dihentikan pada Senin, pekan depan, Kumtua Yandra langsung bereaksi menghubungi pemilik tanah pekarangan kosong di Jaga Tiga, Desa Tondegesan Satu.

“Sudah ada persetujuan dari pemilik tanahnya. Saya hubungi melalui saluran telepon tadi malam, mereka setuju,” ujar Kumtua Yandra saat dihubungi di kediamannya.

Lokasi tanah bakal pasar desa tersebut berada di sisi ruas jalan pariwisata penghubung Kawangkoan-Remboken. Tak jauh jauh dari IndoMaret Tondegesan.

“Target saya, pasar desa ini mulai beroperasi hari Senin, minggu depan,” katanya.

Untuk itu, malam nanti dijadwalkan akan membahas bersama BPD dan LPM soal teknis pembuatan sarana dan prasarana pasarnya.

“Sabtu besok saya rencanakan kerja bakti membersihkan lahan, membangun los pasar dan pengadaan meja-meja tempat berjualan. Hanya perangkat desa, BPD dan LPM. Tapi tidak masalah kalau ada anggota masyarakat yang mau membantu,” jelasnya.

Kumtua Jandra mengatakan, pasar desa ini nantinya hanya sebatas mengakomodasi pedagang sembako dan buah-buahan.

“Hanya sembako atau bahan makanan pokok, termasuk buah-buahan. Tidak bisa lainnya,” kata dia.

Pantauan Fajarmanado.com, setidaknya ada empat tempat yang telah menggelar dagangan di sepanjang ruas jalan utama tiga desa Tondegesan raya. Ada ikan mujair, daging babi dan ada pula beragam jenis hortikultura.

“Mereka kami sudah hubungi agar bergabung di lokasi pasar desa supaya,” tutur Kumtua Yandra.

Seperti dibeitakan, Pasar Esawaya Kawangkoan dipastikan dihentikan operasionalnya mulai 1 Juni mendatang dalam rangka memutus mata rantai penyebaran coronavirus disease atau Covid 19.

Pasalnya, Kawangkoan tercatat kecamatan terbanyak di Kabupaten Minahasa yang warganya terpapar virus corona dengan jumlah tujuh orang. Satu di antaranya sembuh.

Keputusan ini terungkap dalam rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dengan Forkopimka Kawangkoan yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dr. Denny Mangala, MSi di halaman Kantor Camat Kawangkoan, Kamis (28/5/2020) sore.

Penulis: Maxi Heru

News Feed