Kawangkoan, Fajarmanado.com — Diam-diam, tanpa pamer dan dipublikasikan besar-besaran, Bank SulutGo telah tergerak membantu penanganan pandemi virus corona atau Covid 19 di tanah air.
Di bawah komando Dirut Jeffry AM Dendeng, manajemen bank milik pemerintah daerah, Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo ini, ternyata telah menyisihkan dana miliaran rupiah, baik untuk menangkal atau mencegah penularan virus corona maupun membantu mengatasi dampak ekonomi masyarakat.
“Torang pe bank ini telah membagi-bagikan masker bernilai total 1 miliar (rupiah) di masa pandemi Covid 19. Tapi tidak diekspos secara besar-besaran,” kata Pimpinan Bank SulutGo Cabang Kawangkoan, Rina Sigar menjawab Fajarmanado.com, Selasa (5/5/2020), pagi tadi.
Masker-masker Bank SulutGo tersebut, katanya, telah dibagikan melalui kantor-kantor cabang, baik kepada nasabah maupun masyarakat luas.
“Tapi tidak diekspos,” katanya saat berbincang di sela aktivitasnya memantau dan menyerahkan paket bahan makanan pokok (Bapok) kepada nasabah pensiunan di bangsal depan Kantor Bank SulutGo, Kelurahan Sendangan, Kecamatan Kawangkoan.
Bank SulutGo atau BSG memang menyisihkan pula dana pembelian paket Bapok untuk meringankan beban masyarakat, terutama nasabah yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid 19, yakni para pensiunan. “Jumlah semuanya, hampir 8 ribu orang,” ungkapnya.
Namun, lanjut dia, para pensiunan yang disiapkan paket Bapok ini adalah mereka yang gajinya ditransfer dan dibayarkan melalui BSG. “maaf, cuma pensiunan yang gajinya dibayarkan melalui torang pe bank ini,” tandasnya.
Menurutnya, khusus di BGS Cabang Kawangkoan tercatat ada 396 nasabah pensiunan yang disiapkan paket Bapok berupa besar 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan 1 kilogram gula.
Paket Bapok itu sendiri mulai diserahkan kepada nasabah pensiunan pada Senin, 4 April 2020 setelah mencairkan uangnya.
“Kemarin hampir 80 paket yang kami serahkan. Kalau hari ini, sementara berlangsung,” ujar Rina Sigar, seusai menyerahkan paket Bapok kepada Arie Rumayar, pensiunan guru terhitung mulai tanggal 1 Mei 2020 ini.
Rina mengatakan, penerima Bapok di BSG Cabang Kawangkoan tidak hanya dibatasi kepada pensiunan yang menerima gajinya di bank tersebut.
“Kalau ada pensiunan yang gajinya disalurkan melalui Bank SulutGo Tondano, misalnya, tapi tinggal di dekat sini bisa mengambil paket Bapok di sini, nanti kami komunikasikan dengan Bank SulutGo di Tondano. Begitu sebaliknya, dengan di semua Bank SulutGo di tanah air,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, isteri dari Legislator Sulut, Fanny Legoh ini, menyapa para nasabah yang duduk di kursi-kursi di bangsal halaman depan kantornya.
“Ya, ibu juga pensiunan kan. Pasti dapat (paket Bapok) itu,” komentarnya kepada seorang lansia yang duduk antri, sambil menunjuk paket-paket Bapok yang dikemas dalam kantong pelastik putih bertuliskan; “Bank SulutGo Peduli Covid 19” di atas meja panjang depan kantor.
RIna Sigar mengharapkan para nasabah agar senantiasa mematuhi anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dengan tetap menjaga jarak, rajin cuci tangan dan memakai masker apabila ke luar rumah.
BSG Cabang Kawangkoan benar-benar menerapkan protokol tetap (Protap) kesehatan Covid 19. Kursi-kursi pelastik di bangsal diletakkan berjarak sekitar 1,5 meter.
Begitu pun di dalam ruangan, kursi besi yang terpasang tidak dipakai semua. Satu di antara dua kursi diberi garis silang. Bahkan, setiap orang yang masuk diukur suhu tubuhnya dengan thermo gun.
Penulis: Herly Umbas

