oleh

Sampaikan LKPJ Wali Kota, Wawali SAS Sebut Optimis Tomohon Ukir WTP ke 7

Tomohon, Fajarmanado.com — Wali Kota  (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menyatakan optimisme Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon mengukir prestasi ke 7 meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Opini WTP ke 7 dipastikan akan diberikan melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas pengelolaan keuangan Pemkot Tomohon tahun 2019.

Wawali SAS menyatakan hal tersebut ketika membacakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tomohon akhir tahun anggaran 2019 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tomohon,  yang dipimpin Ketua Djemmy Sundah SE di Ruang Rapat DPRD Tomohon, Kamis (30/4/2020).

“Patut kami akui, bahwa kemajuan pembangunan di Kota Tomohon ini merupakan hasil sinergitas yang baik, antara pemerintah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat Kota Tomohon,” kata SAS.

Pencapaian Opini WTP atas LHP dari BPK RI selama 6 tahun berturut, katanya, menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan Kota Tomohon dalam koridor yang benar dan akuntabel.

“Pemerintah Kota Tomohon juga optimis pencapaian opini WTP ke 7 untuk pengelolaan APBD tahun 2019 di tahun ini kita akan capai berkat kinerja pemerintah dan di dukung sepenuhnya oleh masyarakat,” tandasnya mengutip laporan Wali Kota Jimmy Eman.

Secara garis besar, lanjut SAS, komponen APBD terdiri dari 3 aspek, yaitu pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan.

Di bidang pendapatan, realisasi APBD Kota Tomohon tahun anggaran 2019 (data un-audited BPK) adalah sebesar Rp. 629.763.504.898,40. Angka ini, akan terkoreksi setelah audit tim BPK telah selesai.

Pencapaian pembangunan secara nyata pada tahun 2019, diantaranya, embangunan sarana pekerjaan umum berupa pembangunan jalan hotmix, jalan perkerasan, bangunan pelengkap jalan, pemeliharaan jalan, pembangunan dan pemeliharaan saluran irigasi, normalisasi sungai, pembangunan embung, pembangunan saluran air/trotoar, pembangunan air bersih dan kegiatan tim korrdinasi penataan ruang.

Selain itu, juga pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan PSU di kelurahan, dan pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU).

Banyak juga keberhasilan lain yang diukir Pemkot Tomohon selang tahun 2019. Antara lain, pelaksanaan Tomohon International Flowers Festival (TIFF) yang telah menjadi Calendar of Event Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, pesta kolintang Kota Tomohon yang melibatkan jumlah peserta yang cukup besar.

Pemkot juga menyediakan jaringan internet pada beberapa lokasi dan akan dilakukan pengembangan, pelatihan bagi pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM), peningkatan pertanian dan realisasi kegiatan lainnya yang termuat dalam dokumen LKPJ ini.

Disamping itu, SAS mengatakan, ada berbagai keberhasilan dan penghargaan pada tahun 2019.

Beberapa di antaranya, adalah, peringkat I se-provinsi Sulut untuk penghargaan Perencanaan pembangunan daerah (PPD) dari pemerintah provinsi sulut dan menjadi utusan/nominasi untuk tingkat nasional.

Atas hasil itu, masuk 10 besar tingkat nasional untuk penghargaan PPD dari kementerian perencanaan pembangunan nasional/badan perencanaan pembangunan nasional (Kementerian PPN/ Bappenas).

Selain itu, masih ada masih ada 40 prestasi lainnya yang diukir Kota Tomohon selang tahun 2019 silam.

“Prestasi yang diukir Kota Tomohon selama tahun 2019 dapat terukir berkat kerjasama kita semua dengan topangan masyarakat,” tandas Wawali SAS.

Penulis: Jerry Michael

News Feed