oleh

Di Masa Corona, Ini Harapan Denny Mangala dari Dana Kelurahan

Tondano, Fajarmanado.com — Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat  Minahasa, Dr Denny Mangala, MSi berharap dana kelurahan tahun 2020 bisa cepat dicairkan.

Dana kelurahan diharapkan dapat dialokasikan untuk membiayai penanganan pandemi virus corona atau Covid 19.

“Saya juga berharap dana kelurahan dapat digunakan untuk penanganan Covid 19 seperti dana desa tahun ini,” katanya menjawab Fajarmanado.com di Tondano, Senin (27/4/2020).

Seperti diketahui, pagu dana desa 2020 yang besarannya di bawah Rp800 juta dapat disisihkan sampai 25 persen untuk bantuan langsung tunai (BLT) masyarakat terdampak Covid 19.

Sesuai dengan petunjuk pemerintah, sebagaimana BLT dari Kementerian Sosial (Kememsos), BLT dana desa diberikan sebesar R600 ribu setiap bulan selama tiga bulan.

“Saya pribadi suka kalau dana kelurahan ini dapat dialokasikan untuk penanganan Covid 19. Tapi masih sementara dibahas. Kita tunggu saja, semoga dalam waktu dekat sudah ada titik terang dan secepatnya bisa dicairkan,” paparnya.

Baca Juga :  Brimob Maluku Gelar Patroli Harkamtibmas dan Kampanye New Normal

Denny Mangala mengakui jika sudah muncul sikap kecemburuan dari masyarakat kelurahan terkait dengan penanganan dampak sosial ekonomi pandemi Covid 19.

Di semua 227 desa telah melakukan gerakkan pencegahan, misalnya penyemprotan disinfektan yang sumber pembiayaannya berasal dari dana desa 2020.

Sementara di 43 kelurahan, masih sebatas dilakukan oleh pemerintah kecamatan dan kabupaten serta pihak donatur.

Begitu pun dengan bantuan sosial bahan makanan pokok (Bansos Bapok) akibat penanganan pandemi Covid 19.

Bansos Bapok masyarakat terdampak di desa-desa tak hanya datang dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, tetapi juga diberikan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Sumber dana pengadaannya, tak lain pula dari dana desa.

Oleh karena itulah, Denny Mangala berharap petunjuk teknis penggunaan dana kelurahan akan mengatur pembiayaan penanganan Covid 19.

Baca Juga :  Sumendap Mengajak Semua Stakeholder Memutus Mata Rantai Covid 19

Ia pun sependapat apabila prosentase penggunaan dana kelurahan untuk penanganan Covid 19 nantinya, minimal sama dengan dana desa, yakni 25 persen.

“Lebih bagus lagi kalau lebih dari itu (prosentasenya),” katanya didampingi Kabag Humas, Maya Kainde, saat berbincang dengan beberapa wartawan di halaman Kantor Bupati, siang tadi.

Sementara itu, Ketua Aliansi Wartawan Minahasa (AWAM) Jefry Uno meminta Pemkab Minahasa memperjuangkan agar juknis dana kelurahan secepatnya diterbitkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Pemanfaatannya sudah sangat mendesak di saat pandemi Covid 19 sekarang ini,” tandasnya.

Ia juga meminta Pemkab Minahasa supaya segera mencairkan dana kesejahteraan perangkat kelurahan.

“Kasihan palak deng meweteng di 43 kelurahan. Sebagai ujung tombak pemerintahan, mereka juga adalah garda terdepan menangkal virus corona di kelurahan. Makanya, kesejahteraan mereka harus benar-benar diperhatikan,” paparnya.

Penulis: Herly Umbas

News Feed