Kawangkoan Barat, Fajarmamado.com — Menyusul kepastian dana desa 2020 bisa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), Desa Kanonang Dua, Kecamatan Kawangkoan Barat, Minahasa, Sulawesi Utara langsung bergerak.
Musyawarah Khusus pun digelar di Balai Desa Kanonang Dua dipimpin bersama Hukum Tua (Kumtua) Welly RI Rawis dan Ketua BPD Maykel Lumenta, Rabu (22/4/2020) siang.
Hebatnya, rapat khusus verifikasi dan validasi data penerima BLT dari Kementerian Sosial (Kemensos) dan BLT desa tersebut, tak hanya menghadirkan para perangkat desa dari semua jaga, sebutan khas dusun di Minahasa ini, tapi juga pengurus BPD dan LPM, para tokoh masyarakat, agama dan tokoh pemuda serta pendamping desa. Total berjumlah 48 orang.
Protokol tetap (Protap) kesehatan Covid 19 terpantau diberlakukan ketat pada musyawarah tersebut.
Peserta hanya diperkenankan masuk dari satu pintu. Di situ ada seorang petugas yang membagikan masker dan melakukan tes suhu badan dengan thermogun.

Pendamping Desa, Marina Manus, ST menjelaskan, sesuai Permen Desa PDTT nomor 6 tahun 2020, menghadapi dampak sosial ekonomi masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid 19, dana desa tahun 2020 dapat digeser dan diarahkan untuk BLT masyarakat terdampak.
“Kalau jumlah dana desa kurang dari 800 juta rupiah, dapat disisihkan 25 persen untuk BLT. 800 juta sampai 1,2 miliar rupiah 30 persen dan di atas 1,2 miliar sebesar 35 persen,” ujarnya.
Desa Kanonang Dua sendiri, mendapat alokasi dana desa tahun 2020 sekitar 700 juta, maka dapat mengalokasikan BLT berkisar Rp172,5 juta.
“Apabila tidak cukup, sementara jumlah orang yang layak dibantu dengan BLT belum tercover semua, boleh tambah alokasi anggarannya. Tapi harus koordinasi dengan pemkab,” katanya.
Sementara, Kumtua Welly Rawis memaparkan, sesuai regulasi dan petunjuk Kementerian Sosial (Kemensos) dan Bupati Royke Oktavian Roring, BLT hanya bisa diberikan kepada masyarakat terdampak Covid 19, yang bukan penerima PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan pemilik kartu prakerja.
Selain ke tiga kelompok itu, lanjutnya, juga para penerima gaji tetap bulanan, seperti ASN, TNI, Polri dan pensiunan serta keluarga mampu tidak bisa menerima BLT.
“Termasuk saya dan perangkat desa karena ada gaji bulan,” kata Kumtua Teladan Nasional 2017 ini. “Tapi, pengurus BPD dan LPM tidak diatur. Jadi, kalau memang layak, bisa dapat BLT,” sambung Welly Rawis.
BLT Kemensos diberikan kepada keluarga yang masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) sosial sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan, yakni April, Mei dan Juni 2020. Begitu pun dengan BLT desa, yang diambil dari dana desa.
“Sesuai data, desa kita ada 51 keluarga penerima BPNT dan 29 penerima PKH. Sementara dari basis data terpadu atau BDT Kemensos ada 55 orang masuk daftar penerima BLT,” jelasnya.
Alot
Verifikasi dan validasi data 55 penerima BLT Kemensos maupun penerima BLT yang bersumber dari dana desa tersebut, terpantau berlangsung transparan dan alot.
Para peserta rapat menerima salinan data nama-nama yang masuk data penerima BLT Kemensos. Kemudian, pimpinan musyawarah membaca satu persatu ke 55 namanya, kemudian ditanggapi peserta.
Hasilnya, selain satu orang yang sudah meninggal, sembilan lainnya dianggap tidak layak. Di antaranya, enam orang yang terkait dengan jabatan perangkat desa.
Kecuali yang meninggal dunia, maka untuk mengisi kekosongan sembilan penerima yang tereliminasi, semua pemerintah jaga diminta memasukkan nama-nama keluarga yang dinilai lebih layak menerima bansos BLT, baik dari Kemensos maupun dari dana desa.
“Sembilan keluarga yang lolos verifikasi di antaranya akan kita masukkan menerima BLT Kemensos, lainnya BLT desa,” ujar Ketua BPD Maykel Lumentah.
Tak sedikit nama yang dibacakan mendapat reaksi dari peserta. Namun, setelah mendapat penjelasan, akhirnya semua sepakat menyetujui 101 nama penerima BLT. Sembilan masuk daftar penerima BLT Kemensos, dan 92 keluarga akan menerima BLT dana desa Kanonang Dua.
“Terima kasih semua sepakat karena menggunakan nurani dalam memutuskan penerima BLT ini,” komentar Kumtua Welly Rawis, sebelum penandatanganan berita acara.
Penulis: Herly Umbas

