oleh

Astaga..! Regen Aniaya Ibu Kandung hingga Patah Tulang, Gegara Pilihan Kekasih

Tomohon, Fajarmanado.com — RS alias Regen, pria 36 tahun, warga Kelurahan Tumatantang Satu, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon dilaporkan nekat menganiaya ibu kandungnya hingga patah tulang.

Regen pun diburuTim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon dan berhasil mengamankannya pada Sabtu (29/2/2020).

Korban Teresia Since Lipi (58 tahun) dianiaya tersangka ketika sedang mandi di parit, belakang rumahnya, Lingkungan 4, Kelurahan Tumatantang dengan menggunakan balok.

Menurut keterangan korban kepala polisi, peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu, 15 Februari 2020 sekitar pukul 11.00 Wita.

Siang itu, korban pulang  hendak mandi usai mengunjungi rumah orang tuanya, di Lingkungan 2 kelurahan yang sama. Namun tak diizinkan tersangka mandi di kamar mandi dalam rumah.

Tak mau berdebat, korban beranjak mandi di parit yang ada di belakang rumah. Tiba-tiba, Regen muncul sambil membentak-bentak korban.

Tanpa alasan yang jelas, tersangka memukul korban dengan balok kayu sehingga korban mengalami patah tulang tangan kanan karena berusaha menangkis sambil melarikan diri.

Setelah sekitar 7 jam bersembunyi, sekitar pukul 19.00 Wita korban kembali ke rumah hendak beristirahat.

Saat sedang beristirahat di dalam kamar, terdengar suara Regen memanggil korban keluar dan membentak-bentak, kemudian memukul kembali korban. Kali ini menggunakan tangan berkali-kali.

Puas menganiaya,  tersangka Regen menyekap korban di dalam kamar. Namun,  sekitar pukul 21.00 Wita, korban berhasil melarikan diri dan menuju ke rumah orang tuanya.

Menurut Katim Totosik Bripka Yanny Watung, pada bulan November 2019 pelaku juga pernah melakukan penganiayaan yang sama terhadap korban secara berulang-ulang.

“Bahkan pelaku sebelumnya pada tahun 2011 pernah ditahan karena kasus kepemilikan senjata tajam tanpa ijin dan mendapat putusan kurungan selama empat bulan,” terang Katim.

Sementara itu, Regen mengaku sering menganiaya korban karena pilihan pasangan kekasih ibunya tidak direstui oleh korban.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan dan dibawa ke Mapolres Tomohon guna proses hukum lebih lanjut,” ujar Bripka Yanny Watung.

Penulis: Prokla Mambo

Editor  : Herly Umbas

 

News Feed