Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Wali Kota Tomohon Hadiri SCEWC di Barcelona Spanyol

Wali Kota Tomohon Hadiri SCEWC di Barcelona Spanyol

Tomohon, Fajarmanado.com — Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak.CA menghadiri acara bertajuk Smart City Expo World Congress (SCEWC) 2019 yang berlangsung pada 19-21 November 2019 di Barcelona, Spanyol. 

Pada kesempatan itu, Wali Kota Jimmy Eman didampingi beberapa kepala Dinas dan Badan Perangkat Daerah Kota Tomohon diantaranya Kadis Pertanian Steven Waworuntu, SSTP dan Kepala BPKPPD Drs Daniel Pontonuwu.

“Kami menghadiri pameran Smart City Expo World Congress di Barcelona Spanyol yang disponsori oleh Qlue Smart City. Kehadiran Pemerintah Kota Tomohon dalam kegiatan ini adalah bagian penting dari upaya memajukan Kota Tomohon melalui penerapan Smart City program,” ujar Wali Kota.

Delegasi dari Indonesia yakni Tomohon dan Balikpapan serta perusahaan Indonesia Qlue Smart City yang telah mempelajari solusi dan produk inovatif perusahaan Spanyol di Paviliun Spanyol. “Jadi betul bahwa aplikasi qlue yang jadi sponsor untuk Indonesia,” terangnya.

Baca Juga :  Wali Kota Tomohon Gelar Sensus Penduduk Secara Online

Pemkot Tomohon bersama delegasi dari Balikpapan disponsori Perusahaan ekosistem Smart City Qlue untuk berpartisipasi pada acara bertajuk Smart City Expo World Congress (SCEWC) 2019.

Berkat dukungan Kantor Dagang Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Qlue memimpin delegasi Indonesia untuk melihat penerapan smart city di berbagai kota di negara lain melalui ajang tersebut.

Wali Kota Jimmy Eman menggambarkan tentang Smart City Expo World Congress (SCEWC) merupakan kongres yang menghadirkan berbagai inovasi kota pintar di seluruh dunia yang dihadiri sekitar 25.000 pengunjung dari 700 kota di 146 negara.  

Baca Juga :  PD Tomohon Diminta Siap dan Proaktif Saat Pemeriksaan LKPD

Ia juga mengatakan, melalui keikutsertaan pada kegiatan ini tentu akan memacu para kepala daerah dan kepala Perangkat daerah di Indonesia dan Kota Tomohon khususnya untuk berinovasi memajukan kotanya dan menjadi lebih terbuka mengenai berbagai solusi kota pintar yang cocok untuk diterapkan.

“Jadi, dalam penerapan Smart City nantinya akan mencakup masalah yang dapat masyarakat laporkan antara lain sampah, lampu & rambu jalan rusak, kemacetan, pelanggaran lalu lintas, parkir liar, tunawisma/pengemis, fasilitas anak, orang hilang, pedagang kaki lima liar, pelanggaran bangunan, iklan liar, permintaan fogging DBD, dan kesehatan,” pungkasnya.

Penulis: Prokla Mambo

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses