oleh

Pasca Kematia Pimpinan ISIS, Pungus Pesan Waspadai Jangan Sampai Ada Gerakan Mengancam Stabilitas

Tomohon, Fajarmanado.com — Kematian pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Bagdadi menjadi pembahasan serius Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Tomohon di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tomohon, Rabu (30/10/2019).

Ketua FKDM Tomohon, Piet HK Pungus SPd mengatakan, kejadian tersebut memang harus diwaspadai, jangan sampai ada gerakan-gerakan mengancam stabilitas keamanan dan kenyamanan pasca kematian pemimpin ISIS.

“Untuk itu, FKDM akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar tidak terjadi imbas kematian pemimpin ISIS di Kota Tomohon,” ujar Pungus.

Sebagai wadah yang early system atau peringatan dini di masyarakat, kata dia, FKDM harus benar-benar menjadi mata dan telinga di masyarakat.

‘’Semua peristiwa yang terjadi di masyarakat harus diketahui dan ditannggapi. Jika ada yang membahayakan atau mengancam stabilitas, tentunya harus dikordinasikan dengan pihak terkait,’’ tandasnya.

Selain membahas pasca kematian pemimpin ISIS, FKDM juga membahas tentang pengawasan pendakian gunung di Kota Tomohon, terutama Gunung Lokon yang saat ini ada larangan untuk didaki.

Sementara Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kota Tomohon Ronni Lumowa SSos MSi mengatakan, pihaknya bersama FKDM akan terus memantau situasi yang terjadi di masyarakat.

‘’Apapun yang terjadi di masyarakat harus sedini mungkin kita ketahui. JIka masyarakat menemukan keganjilan atau ketidakberesan yang terjadi, silakan menghubungi aparat terdekat untuk dikoordinasikan,’’ kata Lumowa.

Rapat FKDM Kota Tomohon turut dihadiri Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak CA diwakili Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Drs Octavianus DS Mandagi, Kepala Pelaksana Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tomohon Drs Robby Kalangi SH MM dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Syske Wongkar SPd. 

Penulis: Prokla Mambo

News Feed