oleh

Hebat..! Dana BUMDes Kanonang Satu Bukukan Laba Lebih 100 Persen

Kawangkoan Barat, Fajarmanado.com — Ini layak jadi contoh. Meski baru setahun mendapat suntikan modal dari Dana Desa, BUMDes Kanonang Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat, Minahasa ternyata berhasil mencetak laba bersih lebih dari 100 persen.

Kepala Desa (Kades) Kanonang Satu, Lucky Kasenda, SE mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama rapat pemerintah desa, BPD dan tokoh masyarakat, dana desa tahun 2018 dihibahkan sebesar Rp.70 juta untuk modal usaha BUMDes.

“Saat ini, modal mereka (BUMDes sudah menjadi 120 juta, selain 24 juta sudah disetor masuk pada pos pendapatan desa,” jelas Lucky, sapaan akrab Hukum Tua, sebutan khas Kades di Minahasa ini.

Lantas, bagaimana sampai berhasil mencatat laba bersih total bernilai Rp.74 juta atau 100 persen lebih dari modal usaha, menurut dia, dikelola sebagai usaha simpan pinjam, layaknya koperasi.

Finishing jalan konstruksi rabat beton menuju perkebunan Lalan Weru yang berintegrasi dengan program pembangunan infrastruktur Desa Kanonang Lima pada Kamis, 4 Juni 2019 lalu.

“Ya, kebetulan, pengelola BUMDes kami adalah mantan karyawan koperasi. Jadi, dia sangat tahu persis bagaimana mengelola simpan pinjam,” ujarnya.

Berdasarkan kesepakatan bersama pengelola dan Kumtua selaku komisaris BUMDes, hasil usaha BUMDes Kanonang Satu setiap bulan dialokasikan untuk tiga pos. Yakni, 5 persen untuk penguatan modal, 3 persen pendapatan asli desa (PAD) dan 2 persen operasional pengelola BUMDes.

“Ini setelah dipotong dengan honor pengelola unit usaha. Gaji mereka sangat lumayan, bahkan lebih besar dari honor kumtua,” jelas alumni Fakultas Ekonomi Unsrat Manado, yang mantan bankir itu.

Kumtua Lucky mengatakan, melihat keberhasilan ini maka dana desa tahun 2019 disepakati disisihkan tambahan dana hibah sebesar Rp.49 juta untuk penguatan modal BUMDes.

“Kami sepakati mengarahkan pengelolaan dana BUMDes untuk kegiatan mengejar profit sesuai dengan nama badan usahanya. Kalau negara mendapat subsidi pemdapatan dari BUMN, pemerintah daera dari BUMD maka desa dari BUMDes,” katanya didampingi Sekretaris Desa, Heppy Walangitan dan Tim Pelaksana Kegiatan Pembangunan Desa, Mario DM Rattu.

Di masa datang, kata dia, BUMDes Kanonang Satu ditargetkan mengelola beberapa unit usaha.

“Target saya, kalau modal sudah mencukupi akan membeli Dump Truck dan membuka unit usaha Saprodi,” ungkap Kumtua, yang dikenal dialogis dan familiar itu.

Kumtua Lucky Kasenda, SE saat diterima Presiden Jokowi di Istana Negara, beberapa waktu lalu. Foto: Koleksi Pribadi/Istimewa.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur dengan dana desa, diarahkan untuk sanitasi pemukiman dan lanjutan pembangunan jalan perkebunan Lalan Weru yang melintas di kawasan pekuburan umum Kanonang raya.

“Khusus sanitasi pemukiman, merenovasi drainase jalan Drs AJ Sondakh. Karena, drainase yang ada tidak mampu lagi menampung air saat hujan,” imbuh suami dr Deysi Pantow, Kepala Puskesmas Kawangkoan Barat ini.

Sesuai APBDes, sepanjang 200 meter drainase di Desa Kanonang Satu yang akan direnovasi. Selain diperlebar menjadi 1,3 meter, juga dibuatkan plat deuker yang juga berfungsi sebagai trotoar.

Penulis: Herly Umbas

News Feed