Terus Dikeluhkan Pengguna Jalan, Camat Lendy Sebut Jalan Raringis Segera Diaspal
Keberadaan ruas jalan di depan pekuburan umum Desa Noongan, Jumat (20/6/2019) siang. Foto: Heru.

Terus Dikeluhkan Pengguna Jalan, Camat Lendy Sebut Jalan Raringis Segera Diaspal

Langowan Barat, Fajarmanado.com — Kondisi ruas jalan pintas Trans Kabupaten Minahasa dan Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara masih rusak berat.

Pantauan Fajarmanado.com, Jumat (21/6/2019), kerusakan terparah tinggal berada di antara Desa Raringis Selatan dan Noongan, Kecamatan Langowan Barat dan beberapa titik yang menyebar di wilayah Desa Tonsewer, Talikuran dan Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso Barat.

Di wilayah pekuburan umum sebelah Utara Desa Noongan, aspal jalan telah terbongkar, berlubang-lubang membentuk kubangan sehingga mengharuskan pengemudi kendaraan bermotor harus berjalan ekstra hati-hati dengan memilih jalan.

Begitu pun beberapa titik lainnya pada jalan kabupaten di dua kecamatan tersebut, tampak sudah berlubang-lubang, seakan siap menjerat setiap roda kendaraan bermotor yang melintas.

“Saat ini, sudah cukup bagus. Lubang-lubang pada jalan di wilayah pemukiman sudah ditambal. Jadi, agak mendingan di banding beberapa bulan lalu,” ujar Adri Gara, pria yang mengaku bolak balik Ratahan-Tomohon hampir setiap hari.

Ruas jalan penghubung Desa Tompaso Dua dan Desa Noongan ini, mulai ramai dilintasi berbagai kendaraan, kecuali mobil jenis sedan. Karena, kerusakan terparah tinggal tersisa di sepanjang jalan antara Desa Raringis Selatan dan Desa Noongan.

Ruas jalan itu sendiri menjadi pilihan utama pengguna jalan dari dan wilayah Mitra ke Kawangkoan, Tomohon, Manado, Tondano, Airmadidi dan Kota Bitung selama ini.

Jarak tempuhnya, jauh lebih dekat ketimbang menggunakan jalan nasional yang memutar melalui pusat Kota Langowan.

Camat Langowan Barat, Ir. Lendy Aruperes membenarkan kondisi kerusakan ruas jalan tersebut.

“Tinggal (jalur jalan) itu yang belum diperbaiki di kecamatan ini,” ujarnya, siang tadi.

Namun Lendy menyatakan patut bersyukur karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa telah menyisihkan anggaran untuk lanjutan perbaikan ruas jalan tersebut.

“Tahun ini segera akan diperbaiki. Sudah ada anggarannya, HRS sepanjang 1 kilometer lebih, dari Desa Noongan sampai ujung Desa Raringis Selatan,” ungkapnya.

Ia mengakui kerusakan terparah pada ruas jalan tersebut berada di antara Desa Noongan dan Deaa Raringis Selatan.

“Lainnya sudah direhap dalam beberapa tahun terakhir. Tinggal itu yang masih rusak,” ujar pria familiar yang mantan Camat Tompaso ini.

Untuk jalan-jalan dalam wilayah pemukiman, katanya, diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan masyarakat desa menggunakan dana desa.

Penulis: Herly Umbas