oleh

Hebat..! Polisi Tangkap Pencuri di Kantor Dikda Minahasa, Ini Sosok Tersangkanya

Tondano, Fajarmanado.com — Tanpa saksi mata dan hanya berbekal petunjuk forensik olah tempat kejadian perkara (TKP), dalam waktu dua hari Polres Minahasa berhasil menangkap tersangka pelaku pembobol Kantor Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Minahasa.

Bahkan, pengungkapan kasus yang terjadi pada Jumat, 31 Mei 2019 dini pagi, pekan lalu ini, sekaligus menyingkap dua aksi pencurian lain sebelumnya yang diperankan oleh tersangka yang sama.

ML alias Maurits, remaja 17 tahun ini ditangkap Tim Resmob Satuan Reskrim Polres Minahasa di kediamannya pada Minggu (2/6/2019).

Warga Kelurahan Liningaan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa ini usai ditangkap menunjukkan tempat penyimpanan barang buktinya.

Baca Juga :  Poengky Sebut Polri Punya Kewenangan Bubarkan Aksi Demo FPI

Pantauan Fajarmanado.com, setelah diciduk dan diinterogasi, mengenakan kaos hitam, Maurits, pria berperawakan kecil, ini didampingi Tim Resmob Satuan Reskrim menjemput barang bukti di wilayah Minahasa Tenggara (Mitra), setelah singgah minum sore di salahsatu rumah kopi di Kawangkoan.

Menurut Kasat Reskrim AKP Muhamad Fadly yang memimpin penangkapan, barang bukti yang ditemukan dan diamankan, yaitu 2 unit televisi merk Akari dan LG beserta 2 buah remote, 1 buah gitar merk Yamaha 40, DVD player merk GM, laptop merk Acer dan 1 USB/SD Digital Player.

“Pelaku dan barang buktinya telah diamankan di Mapolres Minahasa. Dari hasil interogasi bahwa pelaku telah beraksi pada tiga lokasi,” jelas Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang melalui Kasat Reskrim Muhamad Fadly.

Baca Juga :  Polresta Ambon Tangani 1.882 Kasus Sepanjang 2020

Maurits berhasil masuk ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Daerah Dikda) Minahasa, Reviva Maringka setelah membobol jendela sekitar pukul 03.00 Wita pada Jumat, pekan lalu.

Hanya satu unit televisi merek LG 32 inchi yang dinyatakan raib pada aksi pencurian yang pertama kali diketahui openjaga kantor, Lendi Nender, sekitar pukul 04.30 Wita itu.

Tak ada barang lain yang hilang atau dirusak. Padahal,  laci meja kerja dan lemari telah dirusak oleh pembelanja dengan cara dicongkel.

Penulis: Herly Umbas

News Feed