oleh

Tangkap Dua Tersangka, Polisi Amankan 14 Ekor Satwa Langka

Bitung, Fajarmanado.com — Diam-diam, tim Resmob Polres Bitung, Sulawesi Utara telah mengamankan dua tersangka perdagangan satwa langka yang dilindungi bersama 14 ekor burung.

Ke dua tersangka yang ditangkap baru-baru tersebut berinisial WA dan S, berdomisili di wilayah Aertembaga, Kota Bitung.

Kapolres Bitung, AKBP Stefanus Tamuntuan melalui Kasat Reskrim, AKP Edy Kusniadi mengatakan, satwa langka yang diperjualbelikan kedua tersangka yaitu berbagai jenis burung.

“Dari kedua tersangka ini, kami mengamankan barang bukti berupa 14 ekor burung langka,” ujarnya saat jumpa pers di Mapolres Bitung, Selasa (26/3/2019).

Baca Juga :  Polres Malteng Terus Razia Pelangar Prokes Corona dan Membagikan Masker

Rinciannya, lanjut Kasat Reskrim, yaitu 1 ekor kakatua jambul kuning, 7 ekor kakatua jambul merah, 1 ekor nuri kepala hitam, 1 ekor kasturi Ternate dan 4 ekor nuri.

Diduga kuat, burung-burung tersebut berasal dari wilayah Indonesia Timur yang dibawa melalui jalur laut,” katanya.

Sementara itu tersangka mengaku, ke 14 burung tersebut dijual dengan harga bervariasi. Mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per ekor. Dalam kasus ini, satu tersangka sedang dalam proses penyidikan.

Baca Juga :  Cegah Corona, Giliran Apotik di Kota Ambon Disemprot Disinfektan Brimob Maluku

Ke dua tersangka dijerat pasal 40 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Ke dua tersangka diancam dengan hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp 100 juta,” jelas Edy Kusniadi.

Ke 14 burung  yang ikut diamankan polisi, lanjut dia, akan diserahkan ke pihak Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki, yang berada di Minahasa Utara sebelum dilepaskan ke habitatnya.

Sumber: Humas Polda Sulut

Editor   : Herly Umbas

News Feed