oleh

Ini Hasil Penertiban Branding Kampanye oleh Bawaslu Kota Manado

Manado, Fajarmanado.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Manado, kembali menggelar Penertiban Branding Kampanye Caleg (Oneway dan Stiker) pada kendaraan Angkutan Kota (Angkot), Rabu (16/1/2019), bertempat di Jumbo Pasar Swalayan dan Paal 2, tepatnya di eks Toko Borobudur.

Meskipun sudah empat kali melayangkan pemberitahuan (3 kali kepada Partai Politik dan 1 kali kepada Organisasi Angkot Manado), namun masih banyak Caleg yang memasang Oneway dan Stiker di mobil Angkot.

Berdasarkan data dari Bawaslu Kota Manado, Branding dan Stiker yang ditertibkan sebagai berikut; Caleg DPR-RI 5, Caleg DPRD Provinsi Sulut 36, dan Caleg DPRD Kota Manado 19. Jumlah Branding dan Stiker Parpol Peserta Pemilu 2019; PDI-P 34, Golkar 15, Demokrat 11, PSI 4. Gerindra, PKB, PKS, dan Berkarya masing-masing 2. Sedangkan untuk Perindo, Hanura, NasDem, dan PAN masing-masing 1.

“Penertiban Branding Kampanye Caleg, tidak berhenti pada hari Rabu, tanggal 16 Januari 2019, akan tetapi akan diawasi sampai pada pelaksanaan Pemilu pada tanggal 17 April 2019,” jelas Bilfaqih.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada hari Senin, tanggal 14 Januari 2019, Bawaslu Kota Manado dipimpin Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Humbal (Humbungan antar Lembaga) Bawaslu Kota Manado, Taufik Bilfaqih, melakukan penertiban Branding Kampanye di Zerro Point. Koordinator Divisi SDM, Organisasi, Data dan Informasi, Heard Runtuwene, melakukan penertiban di seputaran Terminal Malalayang.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik Bilfaqih menjelaskan, bahwa Penertiban Branding Kampanye Caleg pada Angkot didasarkan pada PKPU nomor 23 tahun 2018 yang Perubahan ke PKPU nomor 33 tahun 2018 tentang Kampanye,  Peraturan Bawaslu RI nomor 28 tahun 2018 tentang Kampanye, dan instruksi Bawaslu RI nomor 1990 tahun 2018 point 8.

Dalam Penertiban ini, Bawaslu Kota Manado beserta jajarannya, melibatkan pihak SatPol PP, Kepolisian, dan Dishub Kota Manado.

 

Penulis: Jones Mamitoho

News Feed